Abstrak
ANALISIS PERAN LEAN MANUFACTURING UNTUK MENGELOLA BIAYA KEGAGALAN INTERNAL PADA PROSES GLASIR DI PT A
Oleh :
Naila Zahwa Adristi - V3823013 - Sekolah Vokasi
Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis peran Lean Manufacturing dalam mengelola
Biaya Kegagalan Internal pada proses glasir di PT A. Penelitian menggunakan
metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Supervisor
Produksi dan operator Quality Control (QC) Glasir yang dipilih
menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data mengacu pada model
Miles, Huberman, dan SaldaƱa (2014) yang meliputi kondensasi data, penyajian
data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa proses glasir masih mengalami inventory waste, waiting waste,
dan defect waste. Selama 41 hari pengamatan, sebanyak 29 hari
menunjukkan stok pagi Persediaan Barang dalam Proses melebihi kapasitas
produksi harian perusahaan sehingga menyebabkan penumpukan produk dan
meningkatnya waktu tunggu sebelum proses pembakaran. Produk cacat yang
ditemukan meliputi kalis, lapisan glasir berlebih, pecah pada bagian tepi, dan
kotor warna. Penanganan produk cacat melalui aktivitas pemeriksaan, pemisahan,
penghancuran, dan penggilingan menjadi bahan baku body mentah
menimbulkan Biaya Kegagalan Internal dengan estimasi sebesar Rp202.000 per hari
atau sekitar Rp5.252.000 per bulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Lean
Manufacturing berperan dalam mengelola Biaya Kegagalan Internal melalui
pengurangan inventory waste, waiting waste, dan defect waste
sehingga efisiensi proses produksi dapat ditingkatkan.