Abstrak
Pengaruh Pendidikan Kewirausahaan terhadap Niat Berwirausaha melalui Efikasi Diri Kewirausahaan sebagai Variabel Mediasi dan Lingkungan Kewirausahaan sebagai Variabel Moderasi pada Mahasiswa FKIP UNS
Oleh :
Erva Octareny - K7622044 - Fak. KIP
Tingkat
pengangguran terdidik yang tinggi menunjukkan pentingnya penguatan
kewirausahaan sebagai alternatif penciptaan lapangan kerja. Pendidikan
kewirausahaan telah banyak diimplementasikan di pendidikan tinggi untuk
mendorong mahasiswa mengejar kewirausahaan sebagai karier. Namun, niat berwirausaha
mahasiswa masih suboptimal yang menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan saja
mungkin tidak cukup untuk menumbuhkan niat berwirausaha. Banyak penelitian
telah meneliti pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap niat berwirausaha,
tetapi masih sedikit yang menggabungkan efikasi diri kewirausahaan dan
lingkungan kewirausahaan dalam satu model. Khususnya di kalangan mahasiswa
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS).
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan
terhadap niat berwirausaha melalui efikasi diri kewirausahaan sebagai variabel
mediasi dan lingkungan kewirausahaan sebagai variabel moderasi. Studi ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 162 mahasiswa dari angkatan
2022 dan 2023 Program Studi Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Akuntansi, dan
Pendidikan Administrasi Perkantoran yang termasuk dalam rumpun pendidikan
ekonomi FKIP UNS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
eksplanatori dengan teknik probability sampling. Data dikumpulkan
melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation
Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif terhadap efikasi diri
kewirausahaan dan niat berwirausaha. Efikasi diri kewirausahaan menjadi
mediator antara pendidikan dan niat berwirausaha. Lingkungan kewirausahaan
memperkuat pengaruh efikasi diri terhadap niat berwirausaha. Implikasi dari
penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan niat berwirausaha mahasiswa
membutuhkan pendidikan kewirausahaan yang mampu memperkuat efikasi diri dan
didukung oleh lingkungan kewirausahaan yang kondusif sehingga dapat mendorong
mahasiswa untuk memilih kewirausahaan sebagai pilihan karier.