Abstrak


Hubungan Antara Kekuatan Otot Perut, Panjang Tungkai, dan Power Otot Tungkai Terhadap Kecepatan Tendangan Sabit pada Atlet Remaja Garuda Silat Academy Sukoharjo


Oleh :
Belia Citra Wati - O0222030 - Fak. Keolahragaan

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui : (1) hubungan antara kekuatan otot perut dengan kecepatan tendangan sabit pada atlet remaja Garuda Silat Academy Sukoharjo, (2) hubungan antara panjang tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada atlet remaja Garuda Silat Academy Sukoharjo, (3) hubungan  antara power otot tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada atlet remaja garuda silat academy sukoharjo, (4) hubungan antara kekuatan otot perut, panjang tungkai, dan power otot tungkai dengan kecepatan tendangan sabit pada atlet remaja Garuda Silat Academy Sukoharjo. Dalam penelitian ini, peneliti menerapkan metode kuantitatif dengan desain korelasional serta memilih 25 atlet sebagai sampel menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes sit-up, pengukuran panjang tungkai, vertical jump, dan tes kecepatan tendangan sabit. Sebelum melakukan analisis data, dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas,dan uji linearitas. Setelah itu, pengujian hipotesis dengan uji korelasi product moment dan analisis regresiHasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan otot perut memiliki hubungan signifikan dengan kecepatan tendangan sabit (r = 0,746; sig = 0,000), sedangkan panjang tungkai tidak signifikan (r = 0,003; sig = 0,990). Power otot tungkai signifikan pada uji korelasi (r = 0,590; sig = 0,002), namun tidak signifikan dalam regresi. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F = 9,110; sig = 0,000) dengan kontribusi sebesar 56,5%. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kekuatan otot perut merupakan faktor dominan yang memengaruhi kecepatan tendangan sabit. Power otot tungkai berhubungan secara parsial, sedangkan panjang tungkai tidak berpengaruh signifikan. Oleh karena itu, program latihan lebih diprioritaskan pada pengembangan kekuatan otot perut, dengan tetap mempertimbangkan peran power otot tungkai.