Abstrak
Desain Interior Taman Hiburan Tematik (Theme Park) Bale Ketjeh di Kabupaten Klaten
Oleh :
Yoga Dwi Cahyanto - C0822077 - Fak. Seni Rupa dan Desain
Kabupaten Klaten dikenal sebagai "Kota Seribu Umbul" karena memiliki sekitar 206 sumber mata air yang menjadi potensi wisata berbasis air (blue space) sekaligus penggerak ekonomi desa melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sebagaimana dibuktikan oleh keberhasilan Umbul Ponggok di Desa Ponggok yang bertransformasi dari desa miskin menjadi desa berpenghasilan miliaran rupiah per tahun. Potensi serupa dimiliki kawasan Prasasti Upit, peninggalan era Mataram Kuno yang telah dikembangkan menjadi destinasi wisata air, namun mengalami permasalahan zoning yang kurang terintegrasi, sirkulasi antar-area yang terputus, serta branding kawasan yang belum jelas akibat banyaknya pintu masuk pada tiap zona. Permasalahan tersebut melatarbelakangi gagasan perancangan Kawasan Taman Hiburan Tematik Bale Ketjeh sebagai upaya pemusatan dan pengorganisasian ruang yang menyatukan berbagai zona kawasan menjadi satu kesatuan identitas layaknya sebuah "Balai". Perancangan ini menggunakan paradigma Interior Urbanism, yang memandang disiplin desain interior tidak terbatas pada ruang berdinding melainkan dapat diterapkan pada skala kawasan/urban berupa lanskap tanpa bangunan penuh, didukung pendekatan Spatial Organization dalam pengaturan zoning, sirkulasi, dan hierarki ruang, serta tema desain Tropical Splash yang mengangkat narasi tropis dan elemen air sebagai stimulus sensorik-restoratif bagi pengunjung. Melalui pendekatan ini, perancangan Bale Ketjeh diharapkan mampu menghadirkan pengalaman ruang yang memadukan aspek entertainment, edukasi, dan rekreasi, sekaligus menjadi ikon wisata baru yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat desa dan optimalisasi potensi umbul di Kabupaten Klaten.