Abstrak


HOMOFILI ORANG TUA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN SEKOLAH DASAR SWASTA BERBASIS AGAMA DI KECAMATAN KARANGANYAR


Oleh :
Dian Ahimza Nugrahani - K8422021 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan orang tua dalam memilih sekolah dasar swasta bagi anak-anaknya. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji mengenai homofili dalam proses pengambilan keputusan orang tua dalam menentukan menyekolahkan anak di sekolah swasta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian meliputi peristiwa pemilihan sekolah dasar swasta, informan berupa orang tua siswa masing-masing SD MT, SD AMK, dan SD KK, serta dokumentasi berupa data dari Badan Pusat Statistik dan laman web sekolah. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode cluster sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan orang tua siswa di masing-masing SD MT, SD AMK, dan SD KK. Observasi dilakukan dengan mengamati lingkungan fisik sekolah, termasuk fasilitas serta interaksi guru dengan siswa. Sedangkan dokumentasi dilakukan dengan menganalisis data pendukung yang diperoleh dari laman web sekolah dan Badan Pusat Statistik. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber data. Data yang telah diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) orang tua yang menyekolahkan anak-anaknya di sekolah dasar swasta didasari oleh berbagai alasan, seperti kesamaan latar belakang agama, kualitas sekolah, program unggulan yang dimiliki sekolah, kondisi lingkungan sekolah, serta pengaruh testimoni dan rekomendasi dari orang-orang terdekat. Alasan kesamaan latar belakang agama merupakan alasan terbesar orang tua memilih sekolah dasar swasta bagi anaknya, karena orang tua berpandangan bahwa pendidikan agama dan pembentukan karakter anak lebih utama dibandingkan dengan prestasi akademik. (2) Terdapat lima tahapan dalam proses pengambilan keputusan orang tua dalam menentukan sekolah dasar bagi anak, yaitu pengenalan masalah atau kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku pascapembelian. Dalam lima tahapan tersebut terdapat homofili yang memengaruhi keputusan akhir orang tua. Orang tua lebih percaya kepada orang terdekatnya yang memiliki kesamaan latar belakang dengannya, sehingga dalam mencari informasi mengenai sekolah, orang tua akan bertanya kepada orang tersebut. Selain itu, orang tua juga merasa aman menyekolahkan anaknya di sekolah yang diisi oleh orang-orang dengan latar belakang yang sama dengan mereka.