Abstrak
Peran Graphic Designer dalam Produksi Iklan Layanan Masyarakat "Sebelum Terlambat"
Oleh :
Dian Ayu Pratiwi - V1123041 - Sekolah Vokasi
Stunting masih menjadi salah
satu permasalahan kesehatan di Indonesia yang memerlukan perhatian berbagai
pihak. Salah satu faktor yang melatarbelakangi kondisi tersebut adalah masih rendahnya
kesadaran mengenai pentingnya keterlibatan ayah selama periode 1.000 Hari
Pertama Kehidupan (HPK), namun pemahaman masyarakat mengenai peran tersebut
masih relatif rendah. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk mendeskripsikan
peran graphic designer dalam perancangan media visual Iklan Layanan
Masyarakat (ILM) "Sebelum Terlambat" sebagai media edukasi mengenai
pentingnya keterlibatan ayah dalam upaya pencegahan stunting.Tugas Akhir ini disusun
berdasarkan proses perencanaan dan pelaksanaan produksi Iklan Layanan
Masyarakat dalam lingkup komunikasi terapan, dengan penulis terlibat langsung
sebagai graphic designer dalam tim produksi. Penyusunan pesan kampanye
didasarkan pada kajian berbagai jurnal dan sumber ilmiah mengenai stunting
serta peran ayah dalam pengasuhan anak, kemudian dilengkapi dengan wawancara dengan
narasumber.
Laporan ini difokuskan pada peran graphic designer dalam merancang
poster campaign dan poster infografis melalui tahapan praproduksi,
produksi, dan pascaproduksi, mulai dari penyusunan konsep visual, proses
desain, hingga finalisasi media untuk kebutuhan publikasi.
Kesimpulan Laporan
Tugas Akhir ini menunjukkan bahwa graphic designer memiliki peran
penting dalam merancang media komunikasi visual yang sesuai dengan tujuan
kampanye. Melalui proses perancangan yang meliputi pengembangan konsep visual,
penentuan identitas visual, hingga finalisasi desain, penulis menghasilkan
poster campaign dan poster infografis sebagai bagian dari Iklan Layanan
Masyarakat "Sebelum Terlambat" yang diproduksi dalam format
audiovisual, audio, dan visual. Proses tersebut
menunjukkan bahwa peran graphic designer tidak hanya berfokus pada
tampilan visual, tetapi juga pada penyajian informasi agar mudah dipahami oleh audiens.