Abstrak
Pengalaman Me-Time sebagai Bentuk Self-Care Perempuan
Pekerja dalam Menghadapi Risiko Kehidupan Modern di Desa
Gaum
Oleh :
Fatika Deby Aszahra - K8422032 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman perempuan pekerja di DesaGaum tentang me-time dengan latar belakang profesi yang beragam. Penelitian inijuga mengkaji bagaimana dampak pelaksanaan me-time terhadap keseimbangankehidupan perempuan pekerja. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitumenggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknikpengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini, meliputi observasi,wawancara mendalam, dan dokumentasi. Observasi dilakukan dengan mengamatisecara langsung pelaksanaan me-time perempuan pekerja di Desa Gaum.Wawancara mendalam dilakukan secara langsung dengan perempuan pekerja diDesa Gaum dari berbagai profesi seperti PNS, Guru, Wirausaha, Buruh danPerawat. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk mendukung data temuan.Penentuan informan dalam penelitian dilakukan menggunakan teknik purposivesampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan Miles danHuberman secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pemahamanmakna me-time bagi perempuan beragam yang di latar belakangi denganperbedaan profesi, sebagian besar dapat memaknai me-time sebagai bentukperawatan diri (self-care) dan merupakan suatu kebutuhan. Sedangkan perempuanyang bekerja sebagai buruh masih belum dapat memaknai me-time sebagaikegiatan yang menyenangkan dan dianggap sebatas waktu kosong. (2) Perempuanpekerja yang melakukan me-time menunjukkan adanya dampak positif yangsignifikan seperti tubuh merasa lebih baik, adanya perasaan senang, dan dapatkembali menjalankan peran lebih optimal. Sebaliknya, informan yang bekerjasebagai belum dapat merasakan dampak pelaksanaan me-time dengan baik.Adanya perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pemahaman terkait me-timemasih belum tercapai dengan baik.