Abstrak
Pengaruh Penggunaan Alat Peraga Tekanan Terhadap Berpikir Kritis Siswa SMA Kelas XI Fase F
Oleh :
Fattah Kurniawan - K2322029 - Fak. KIP
Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dan pembelajaran di sekolah
masih berpusat pada guru serta alat peraga masih terbatas. Kebaruan (novelty)
pada penelitian ini terletak pada integrasi model Guided Inquiry yang dipadukan
secara langsung dengan penggunaan alat peraga tekanan untuk mengkonkretkan
konsep-konsep menjadi satu kesatuan dengan instrumen facione. Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan alat peraga tekanan mekanis terhadap
kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI SMA Fase F. Menggunakan metode
kuantitatif eksperimen dengan Prietest-Posttest Control Group Design,
sampel dipilih melalui cluster random sampling di SMA Negeri 3 Boyolali.
Kelas eksperimen menerapkan model Guided Inquiry berbantuan alat peraga
fisik, sedangkan kelas kontrol menggunakan media PPT dan demonstrasi video.
Kemampuan berpikir kritis diukur menggunakan instrumen tes pilihan ganda sebanyak
10 butir soal berdasarkan empat indikator Facione. Instrumen penelitian ini
diuji validitasnya secara kualitatif dan kuantitatif terlebih dahulu, kemudian
dianalisis tingkat kesukaran, daya beda, efektivitas distraktor, serta
reliabilitasnya menggunakan sampel uji coba sebanyak 32 siswa. Analisis data dilakukan pada 70 sampel (35
siswa kelas kontrol, 35 siswa kelas eksperimen) dengan menggunakan Uji
Normalitas, Uji Homogenitas dan Uji Mann-Whitneyy U Test. Hasil posttest
menunjukkan perbedaan berpikir kritis akhir yang signifikan antara kedua
kelompok
). Kelas eksperimen meraih berpikir kritis rata-rata
lebih tinggi (84,57) dibanding kelas kontrol (74,14). Disimpulkan bahwa penggunaan
alat peraga fisis secara berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan
berpikir kritis siswa.