Abstrak


Filtrasi Berbasis Pasir dan Karbon Aktif untuk Pengolahan Air Limbah dalam Respon Tumpahan Minyak di Laut


Oleh :
Azka Dita Aulia - M0822019 - Fak. MIPA

Pencemaran minyak di kawasan pelabuhan berpotensi merusak ekosistem laut dan menurunkan kualitas perairan secara jangka panjang. Penelitian ini bertujuan mengetahui efisiensi filtrasi berlapis menggunakan pasir, karbon aktif tempurung kelapa, dan sekam padi dalam menurunkan kadar minyak dan lemak pada air laut tercemar, sekaligus menentukan rasio komposisi paling optimal. Sampel air laut diambil dari Kolam B Pelabuhan Perairan Samudera Cilacap. Karbon aktif tempurung kelapa diaktivasi secara kimia menggunakan asam fosfat, sedangkan karbon aktif sekam padi diaktivasi secara fisika melalui pemanasan oven. Sistem filtrasi disusun berlapis dengan 16 variasi komposisi yang ditentukan menggunakan pendekatan Design of Experiments. Pengujian kadar minyak dan lemak dilakukan menggunakan metode inframerah di laboratorium terakreditasi KAN. Hasil menunjukkan efisiensi penurunan berkisar antara 25,93% hingga 81,48% dari konsentrasi awal 0,27 mg/L. Variasi AL 13 dengan komposisi pasir 8,6 cm, sekam padi 4 cm, dan karbon aktif tempurung kelapa 13,4 cm ditetapkan sebagai rasio paling optimal. Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000394 (p < 0,05), membuktikan perbedaan yang signifikan antara konsentrasi sebelum dan sesudah filtrasi. Seluruh hasil akhir berada di bawah baku mutu Kepmen LH No. 51 Tahun 2004 sebesar 5 mg/L, sehingga sistem filtrasi ini layak dipertimbangkan sebagai alternatif penanggulangan pencemaran minyak di perairan pelabuhan.