Abstrak


Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Metode SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) Disertai Geomedia Untuk Meningkatkan Kemampuan Ecological Citizenship Peserta Didik


Oleh :
Nadya Septi Maharani - K5422054 - Fak. KIP

Nadya Septi Maharani. K5422054. Pembimbing: Dr. Singgih Prihadi, S.Pd., M. Pd. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF METODE SQ3R  (SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW) DISERTAI GEOMEDIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ECOLOGICAL CITIZENSHIP PESERTA DIDIK (Pada Mata Pelajaran Geografi Fase E Di Kelas XE 7 SMAN 1 Kartasura Tahun Pelajaran 2025/2026). Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret, Juni 2026.          
Indonesia merupakan negara dengan beragam lingkungan hidup namun saat ini mengalami krisis ekologi yang cukup parah seperti alih fungsi lahan menjadi perkebunan monokultur. Krisis ekologi ini tidak terlepas dari aktivitas manusia. Hal ini menuntut warga negara seharusnya memiliki kewarganegaraan lingkungan atau ecological citizenship. Kemampuan ecological citizenship penting dimiliki oleh peserta didik karena peserta didik merupakan agen perubahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis model pembelajaran kooperatif metode SQ3R disertai Google Earth untuk meningkatkan kemampuan ecological citizenship peserta didik.  Metode penelitian yang diterapkan adalah tindakan kelas. Dalam penelitian ini cara atau teknik pengumpulan data melaui tes, observasi, angket, dokumentasi, dan catatan lapangan. Peningkatan kemampuan ecological citizenship dilihat dari hasil  tes dan observasi pada setiap siklus. Penerapan metode SQ3R disertai Google Earth terbukti meningkatkan ketuntasan KKTP peserta didik. Pada siklus I, jumlah peserta didik yang tuntas meningkat dari 10 (pre-test) menjadi 27 (post-test), meski belum memenuhi target klasikal 80%. Penelitian dilanjutkan ke siklus II, di mana tingkat ketuntasan meningkat signifikan menjadi 28 peserta didik pada pre-test dan mencapai 31 peserta didik pada post-test (hanya 3 peserta didik tidak tuntas), yang menandakan indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Hasil penelitian ini menunjukan pada kondisi pra-siklus, tingkat pemahaman peserta didik tergolong sangat rendah, di mana sebesar 65,7% atau sebanyak 23 peserta didik menyatakan belum pernah sama sekali mendengar istilah ecological citizenship. Setelah diberikan tindakan pada siklus I, kemampuan ecological citizenship peserta didik yang masuk dalam kategori tuntas baru mencapai 28%. Namun, setelah dilakukan refleksi dan perbaikan tindakan pada siklus II, persentase ketuntasan tersebut melonjak tajam menjadi 83%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif metode SQ3R disertai Google Earth dapat meningkatkan kemampuan ecological citizenship peserta didik kelas XE 7 SMAN 1 Kartasura.