Abstrak
Wacana Tanggung Jawab dan Solusi dalam Pengelolaan Sampah Plastik: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough di Instagram Nestle Indonesia
Oleh :
Nada Alifa Sarjito - D0222082 - Fak. ISIP
Nestlé Indonesia berada di posisi ketiga sebagai merek penyumbang sampah plastik terbesar global, namun menerima berbagai penghargaan keberlanjutan sepanjang tahun 2024. Dalam komunikasi lingkungan, perusahaan sering kali ditemui memanfaatkan Instagram untuk membangun citra positif. Sementara itu, konsep perluasan tanggung jawab produsen (Extended Producer Responsibility) melihat perusahaan sebagai pihak yang bertanggungjawab atas seluruh siklus hidup produknya, termasuk sampah kemasan produk mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wacana dan reputasi hijau dikonstruksi dan bekerja sebagai wacana dominan dalam unggahan akun @nestle_indonesia. Dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough, penelitian ini mengkaji 10 unggahan yang dipilih secara purposif dari periode April–Desember 2024. Temuan menunjukkan bahwa reputasi hijau Nestlé Indonesia dikonstruksi melalui empat tema utama dengan upaya daur ulang secara kolaboratif sebagai tema yang paling sering muncul. Konstruksi pesan tersebut menunjukkan bahwa wacana tanggung jawab dan solusi korporasi berfokus pada program daur ulang di sektor hilir saja. Selain itu, ditemukan indikasi greenwashing (sin of the lesser of two evils) melalui ketiadaan transparansi data volume produksi plastik.