Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penerapan pendekatan Social Emotional Learning (SEL) berbasis model Guided Discovery Learning (GDL) di kelas X SMA Batik 1 Surakarta (2) melakukan analisis kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi hukun dasar kimia dengan menggunakan pendekatan SEL berbasis GDL di kelas X SMA Batik 1 Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini meliputi kegiatan pembelajaran kimia pada kelas X-6 dan X-7 SMA Batik 1 Surakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, kuesioner, dan jurnal belajar atau refleksi peserta didik. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi metode. Analisis data dengan menggunakan model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan). Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, pendekatan Social Emotional Learning (SEL) dengan model Guided Discovery Learning (GDL) dapat diterapkan dalam pembelajaran kimia karena dapat menambah pengalaman baru peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan. Peserta didik juga merasakan pengaruh pembelajaran dengan SEL terhadap beberapa kemampuan peserta didik sehingga peserta didik tertarik belajar kimia lebih lanjut untuk menyelesaikan masalah-masalah yang kemungkinan akan dihadapi di kehidupan sehari-hari. Kedua, penerapan pendekatan Social Emotional Learning (SEL) dengan model pembelajaran Guided Discovery Learning (GDL) efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik dengan kategori capaian rata-rata keterampilan berpikir kritis peserta didik pada kelas X-7 yaitu sangat kritis dan pada kelas X-6 dengan kategori cukup kritis.