Abstrak


PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS SOCIO SCIENTIFIC ISSUE (SSI) TERHADAP SCIENTIFIC EXPLANATION MURID KELAS V PEMBELAJARAN IPAS SE-GUGUS BODEN POWEL


Oleh :
Ardhy Avrina Rachma - K7122045 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbasis Socio-Scientific Issue (SSI) terhadap keterampilan scientific explanation murid kelas V sekolah dasar se Gugus Boden Powel. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh murid kelas V SD di Gugus Boden Powel, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo. Sampel penelitian terdiri atas 26 murid kelas eksperimen di SDN Lugosobo 1 dan 23 murid kelas kontrol di SDN Rendeng. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes uraian scientific explanation dan observasi yang telah memenuhi uji prasyarat dan uji hipotesis, validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya beda. Analisis data dilakukan menggunakan uji prasyarat dan uji hipotesis, uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan, independent sample t-test, effect size, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai scientific explanation kelas eksperimen meningkat dari 39,23 pada pretest menjadi 69,04 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 44,17 menjadi 48,65. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar <0,001 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen menggunakan model Problem Based Learning dan kelas kontrol dengan direct intruction. Hasil uji effect size pada kelas eksperimen memperoleh nilai Cohen’s d sebesar 1,770 yang termasuk kategori sangat besar, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai 0,504 yang termasuk kategori sedang. Hasil uji N-Gain menunjukkan rata-rata peningkatan kelas eksperimen sebesar 0,49 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,08 dengan kategori rendah. Selain itu, capaian indikator scientific explanation pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol pada aspek claim, evidence, dan reasoning. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berbasis Socio-Scientific Issue berpengaruh positif dan efektif dalam berpengaruh keterampilan scientific explanation murid sekolah dasar. Model ini mampu mendorong murid untuk menyusun claim, menemukan evidence yang relevan, serta mengembangkan reasoning yang logis melalui kegiatan pemecahan masalah yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.