Abstrak


ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR INDUSTRI BESAR DAN SEDANG DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013-2022


Oleh :
Afifah Cahya Widya P - F0122008 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan ekonomi karena mencerminkan kemampuan suatu daerah dalam menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat. Di Provinsi Jawa Tengah, sektor industri pengolahan merupakan salah satu sektor yang memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi  namun peningkatan aktivitas industri belum selalu diikuti oleh peningkatan penyerapan tenaga kerja yang sebanding. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penyerapan tenaga kerja pada sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan penyerapan tenaga kerja pada industri besar dan sedang di Provinsi Jawa Tengah tahun 2013-2022, yang meliputi laju pertumbuhan ekonomi, jumlah unit industri besar dan sedang, upah minimum kabupaten/kota (UMK), rata-rata lama sekolah, dan jumlah penduduk usia produktif. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel dengan 350 observasi yang mencakup 35 kabupaten/kota selama periode 2013-2022. Berdasarkan hasil Uji Chow dan Uji Hausman, model terbaik yang digunakan adalah Fixed Effect Model (FEM) dengan koreksi autokorelasi AR(1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah unit industri besar dan sedang berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,964086 Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan jumlah unit industri merupakan faktor yang berperan dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja pada industri besar dan sedang di Provinsi Jawa Tengah. Temuan ini memberikan implikasi bahwa perkembangan sektor industri dan kondisi perekonomian daerah merupakan aspek yang relevan dalam mendukung peningkatan penyerapan tenaga kerja.