Abstrak
Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi Perah di Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyollai
Oleh :
Yesi Sabela - H0522164 - Fak. Peternakan
Penelitian
ini bertujuan untuk mengevaluasi tindakan pencegahan dan penanganan Penyakit
Mulut dan Kuku (PMK) yang dilakukan peternak sapi perah di Kecamatan Mojosongo
Kabupaten Boyolali. Metode yang digunakan adalah metode survey. Teknik
penentuan responden dan lokasi dalam penelitian menggunakan Teknik purposive
sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara dengan kuesioner
sebagai instrumen penelitian. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Mojosongo
Kabupaten Boyolali yang memiliki populasi ternak sapi perah yang terdampak PMK.
Evaluasi dalam penelitian ini ditinjau dari tingkat pengetahuan peternak,
tindakan pencegahan dan tindakan penanganan PMK. Tingkat pengetahuan peternak
memiliki skor 4,12 tergolong kategori tinggi. Tindakan pencegahan PMK yang
telah diakukan peternak meliputi pemberian vaksin booster sebanyak 91,7%
pada ternak, penyemprotan desinfektan sebanyak 41,7% dilakukan setiap hari, sebanyak
1,7% peternak melakukan pemisahan ternak sakit. Sebanyak 58,3% peternak
melakukan pembatasan pengunjung, sebanyak 91,67% peternak membersihkan kandang setiap
hari, dan 75% peternak yang memandikan ternaknya. Adapun tindakan penanganan PMK
meliputi pemberian vitamin sebanyak 80% diberikan ketika nafsu makan ternak
turun, pemberian obat herbal dan jamu berupa jahe, temulawak, sereh, dan jahe sebanyak
50% dilakukan setiap hari, sebanyak 78,3% peternak memberikan obat cacing pada
ternaknya, dan 1,7% peternak melakukan isolasi. Kesimpulan yang didapatkan dari
penelitian ini yaitu tingkat pengetahuan peternak sapi perah di Kecamatan Mojosongo
tergolong tinggi dibuktikan dengan tindakan pencegahan dan penanganan PMK yang
dilakukan.