Abstrak
BUNGA TERATAI SEBAGAI INSPIRASI DALAM PENCIPTAAN LAMPU HIAS KRIYA KAYU
Oleh :
Kevin Helius Rewinda Putra - K3222028 - Fak. KIP
Alam merupakan sumber inspirasi dalam penciptaan karya seni karena menyimpan beragam bentuk, warna, dan makna yang dapat dikembangkan menjadi sebuah karya. Salah satu objek alam yang memiliki potensi tersebut adalah bunga teratai yang dipilih sebagai sumber inspirasi karena memiliki bentuk khas, susunan kelopak yang simetris, serta makna filosofis sebagai simbol kesucian, keindahan, dan pencerahan. Proses penciptaan karya dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan. Tahap eksplorasi dilakukan dengan mengumpulkan referensi mengenai bunga teratai, seni kriya kayu, lampu hias, teknik ukir, serta prinsip desain. Tahap perancangan menghasilkan alternatif desain yang dikembangkan menjadi gambar kerja, sedangkan tahap perwujudan meliputi pemilihan bahan, pembentukan komponen, pengukiran, perakitan, pengamplasan, finishing natural, pemasangan sistem pencahayaan, dan evaluasi karya. Visualisasi karya diwujudkan dalam bentuk lampu hias berbahan kayu jati dengan pengolahan bentuk kelopak, daun, dan tangkai bunga teratai melalui teknik ukir yang menampilkan karakter visual tiga dimensi serta mempertahankan keindahan serat alami kayu.Hasil penciptaan menunjukkan bahwa bentuk bunga teratai berhasil diterapkan menjadi lampu hias berbahan kayu yang memiliki fungsi sebagai media penerangan sekaligus elemen dekoratif. Sistem pencahayaan menggunakan bohlam LED sebagai sumber cahaya utama dan LED strip sebagai pencahayaan dekoratif yang mempertegas detail ukiran. Penerapan prinsip harmoni, proporsi, keseimbangan, irama, aksen, kesatuan, dan ergonomi menghasilkan karya yang memiliki nilai artistik, estetika, dan fungsional. Penciptaan ini menunjukkan bahwa bunga teratai memiliki potensi sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan seni kriya kayu serta dapat menjadi referensi bagi penciptaan karya dekoratif berbasis kekayaan flora.