Abstrak


Pengaruh Model Case Based Learning Terintegrasi Pendekatan TaRL terhadap Hasil Belajar Kognitif IPA Murid Kelas V SD Se-Gugus Tarumanegara Kecamatan Kartasura


Oleh :
Nangim Lutfiyani - K7122218 - Fak. KIP

Nangim Lutfiyani. K7122218. Pembimbing: Dr. Roy Ardiansyah, S.Pd., M.Pd. PENGARUH MODEL CASE BASED LEARNING TERINTEGRASI PENDEKATAN TARL TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF IPA MURID KELAS V SD SE-GUGUS TARUMANEGARA KECAMATAN KARTASURA. Tugas Akhir, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh model Case Based Learning terintegrasi pendekatan TaRL terhadap hasil belajar kognitif IPA murid kelas V SD se-Gugus Tarumanegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan menggunakan desain Non-Equivalent Pretest Posttest Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh murid Gugus Tarumanegara. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan tes berbentuk esai sebanyak 5 butir soal. Teknik uji validitas isi menggunakan formula Gregory dilanjutkan dengan uji validitas empiris melalui uji coba soal tes. Analisis data diawali dengan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji keseimbangan. Dilanjutkan dengan uji hipotesis, uji N-gain dan uji Effect Size. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh model Case Based Learning terintegrasi pendekatan TaRL terhadap hasil belajar kognitif IPA. Pembelajaran yang memberikan kesempatan murid aktif berdiskusi dan bereksplorasi dalam menyelesaikan masalah mendorong murid mencapai pemahaman yang lebih mendalam sehingga berdampak pada hasil belajar kognitif mereka. Namun, hasil belajar kognitif belum sepenuhnya optimal dikarenakan pemahaman konsep belum tepat, kurangnya keberanian dalam berpendapat, dan belum terbiasa menghadapi soal yang menuntut jawaban secara reflektif. Oleh karena itu, guru perlu membiasakan memberi kasus-kasus yang mendorong murid aktif berdiskusi mencari solusi/memecahkan masalah, sehingga dapat meningkatkan pemahaman mereka yang akhirnya berdampak terhadap hasil belajar.