;

Abstrak


PENGARUH C-PHYCOCYANIN TERHADAP TUMOR NECROSIS FACTOR-α DAN LACTATE DEHYDROGENASE PADA MENCIT JANTAN MODEL SEPSIS


Oleh :
Putra Stefano Soewito - S962302012 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Sepsis merupakan kondisi disfungsi organ yang mengancam jiwa akibat respons tubuh yang tidak terkontrol terhadap infeksi dan masih memiliki angka mortalitas yang tinggi. Patogenesis sepsis melibatkan aktivasi respons inflamasi berlebihan yang ditandai peningkatan sitokin proinflamasi, termasuk TNF-α, serta kerusakan sel yang dapat dinilai melalui kadar LDH. C-PC salah satu komponen bioaktif utama dari Arthrospira platensis, diketahui memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang berpotensi digunakan sebagai terapi adjuvan pada sepsis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian C-PC terhadap kadar TNF-α dan LDH pada mencit model sepsis.Metode:  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental post-test only control group design menggunakan 30 ekor mencit jantan (Mus musculus) galur BALB/c yang dibagi menjadi lima kelompok (n=6 tiap kelompok), yaitu kelompok kontrol normal (KN), kelompok sepsis (KS), kelompok perlakuan 1 (KP1), kelompok perlakuan 2 (KP2), dan kelompok perlakuan 3 (KP3). Model sepsis dibuat melalui induksi LPS intraperitoneal dosis 0,3 mg/kgBB. Kelompok perlakuan mendapatkan C-PC dosis 200 mg/kgBB, 400 mg/kgBB, dan 800 mg/kgBB selama 7 hari. Kadar TNF-α diperiksa menggunakan metode ELISA dan kadar LDH menggunakan spektrofotometri enzimatik. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Welch ANOVA dengan uji post hoc Games-Howell.Hasil: Kadar TNF-a dan LDH tertinggi didapatkan pada kelompok KS (9,88±0,24 pg/mL dan 217,25±2,26 U/L), sedangkan terendah pada KN (5,99±0,16 pg/mL dan 165,00±3,69 U/L). Pemberian C-PC menurunkan kadar TNF-a dan LDH secara bermakna dibandingkan KS (p<0,001), dengan pola penurunan dose-dependent dan efek terbaik pada dosis 800 mg/kgBB. Kesimpulan: Pemberian C-PC mampu menurunkan kadar TNF-α dan LDH secara signifikan pada mencit model sepsis. Efek penurunan menunjukkan pola dose-dependent dengan efektivitas terbaik pada dosis 800 mg/kgBB. Temuan ini menunjukkan potensi C-PC sebagai terapi adjuvan pada sepsis melalui mekanisme antiinflamasi dan sitoprotektif.