Abstrak
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM ANIMASI ‘JUMBO’ KARYA RYAN ADRIANDHY TAHUN 2025 (Analisis Semiotika Roland Barthes)
Oleh :
Isna Aulia Salsabila - K3222024 - Fak. KIP
Isna
Aulia Salsabila. K3222024. Pembimbing: Prof. Dr. Slamet Supriyadi, M.Pd. NILAI
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM ANIMASI ‘JUMBO’ KARYA RYAN ADRIANDHY TAHUN 2025
(ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026.Penelitian
ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penerapan pendidikan karakter anak dan
pentingnya media film animasi sebagai sarana penyampaian nilai-nilai pendidikan
karakter kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan
bentuk tanda-tanda visual bernilai pendidikan yang terdapat dalam film animasi
Jumbo; (2) menganalisis makna denotatif, makna konotatif, dan mitos yang
dibangun dalam film animasi Jumbo berdasarkan analisis semiotika Roland
Barthes; dan (3) mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat
dalam film animasi Jumbo berdasarkan teori Thomas Lickona.Penelitian
ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Objek
penelitian berupa film animasi Jumbo karya Ryan Adriandhy tahun 2025. Teknik
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan memilih 14 adegan yang
mengandung representasi nilai pendidikan karakter. Data diperoleh melalui
teknik dokumentasi, dan studi pustaka. Keabsahan data diuji menggunakan
triangulasi sumber dengan membandingkan hasil analisis terhadap berbagai sumber
yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis tanda menggunakan teori
semiotika Roland Barthes yang meliputi makna denotasi, konotasi, dan mitos.
Hasil penelitian
menunjukkan bahwa film animasi Jumbo merepresentasikan nilai pendidikan karakter
melalui berbagai tanda visual dan verbal berupa ekspresi tokoh, gerak tubuh,
dialog, tindakan, interaksi antartokoh, serta unsur sinematografi yang
mendukung penyampaian pesan moral. Analisis semiotika menunjukkan bahwa tingkat
denotasi film menampilkan perilaku tokoh secara langsung, pada tingkat konotasi
perilaku tersebut merepresentasikan pembentukan karakter positif, sedangkan
pada tingkat mitos, film membangun pemahaman bahwa karakter yang baik merupakan
dasar dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Berdasarkan teori Thomas
Lickona, ditemukan tujuh nilai pendidikan karakter, yaitu nilai kejujuran (honestly),
belas kasih (compassion), kegagahberanian (courage), kasih sayang
(kindness), kontrol diri (self-control), kerja sama (cooperation),
kerja keras (diligence or hard work). Dari ketujuh nilai tersebut, kasih
sayang (kindness) merupakan nilai yang paling dominan dengan frekuensi
kemunculan sebanyak lima adegan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa film
animasi Jumbo tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga memiliki
potensi sebagai media edukatif dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter
kepada anak.