Abstrak
STRATEGI KOMUNIKASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PADA PROGRAM BENGKEL EDUPRENEUR BERDIKARI DI PT PERTAMINA PATRA NIAGA INTEGRATED TERMINAL SEMARANG
Oleh :
Ringga Prameswari Rinanto - D0222109 - Fak. ISIP
Strategi
komunikasi Corporate Social Responsibility (CSR) Program Bengkel Edupreneur
Berdikari di PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Semarang merupakan
respons terhadap permasalahan sosial ekonomi masyarakat pesisir Kelurahan
Mangunharjo, seperti pendapatan nelayan yang tidak stabil, keterbatasan
fasilitas, serta minimnya aktivitas produktif. Program ini diinisiasi tidak
hanya sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga untuk
membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan keberlanjutan hubungan perusahaan
dengan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi
komunikasi CSR pada Program Bengkel Edupreneur Berdikari. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Kelurahan
Mangunharjo. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan
internal dan eksternal serta dokumen. Validitas data dijamin melalui
triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles
dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan).
Penelitian ini menggunakan teori Four Step Public Relations oleh Cutlip,
Center, dan Broom.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi CSR diimplementasikan secara
sistematis melalui empat tahapan. Tahap defining problem berhasil
mengidentifikasi permasalahan multidimensional (ekonomi, sosial, dan
lingkungan) melalui social mapping dan pendekatan partisipatif. Tahap planning
and programming merumuskan program berbasis pemberdayaan masyarakat dengan
memanfaatkan potensi keterampilan masyarakat melalui konsep education
dan entrepreneurship. Tahap taking action and communication
dilaksanakan melalui pembangunan fasilitas bengkel, pelatihan keterampilan,
serta komunikasi kolaboratif yang melibatkan masyarakat dan berbagai
stakeholder. Tahap evaluating the program menunjukkan bahwa program
memberikan dampak positif berupa peningkatan keterampilan, kemandirian ekonomi,
dan penguatan hubungan sosial masyarakat, meskipun masih terdapat kendala pada
aspek administrasi dan kedisiplinan kerja