Abstrak
EFEKTIVITAS PUSPAGA ( PUSAT PEMBELAJARAN KELUARGA ) DALAM MENGATASI PERMASALAHAN KETAHANAN KELUARGA DI ERA DIGITAL DI KOTA SURAKARTA
Oleh :
Finanda Avilla - D0322046 - Fak. ISIP
Era digital membawa tantangan serius terhadap ketahanan keluarga. Di
Kota Surakarta, hal ini tercermin dari tingginya angka perceraian dan 67 kasus
kekerasan dalam rumah tangga yang tercatat pada tahun 2023. Merespons kondisi
tersebut, pemerintah menghadirkan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) sebagai
layanan terpadu untuk memperkuat ketahanan keluarga. Namun kajian mendalam
mengenai efektivitas layanannya dalam konteks era digital masih sangat
terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman masyarakat terhadap
PUSPAGA, efektivitas pelaksanaan programnya, serta faktor-faktor pendukung dan
penghambat layanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi
dengan sembilan informan yang terdiri dari staf, konselor, psikolog, dan klien
PUSPAGA yang dipilih melalui teknik snowball sampling. Data dikumpulkan melalui
wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan
model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Kerangka teori yang digunakan
adalah teori efektivitas program Budiani dan Liquid Modernity Zygmunt Bauman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengenal PUSPAGA melalui beragam
jalur, mulai dari puskesmas, Posyandu Plus, sekolah, hingga media sosial.
Program yang diselenggarakan mencakup konseling rumah tangga, edukasi
pengasuhan positif, pendampingan remaja, dan mediasi keluarga. Layanan-layanan
tersebut terbukti cukup efektif membantu keluarga menghadapi permasalahan era
digital seperti kecanduan gawai, konflik pengasuhan, dan risiko pernikahan
dini, sebagaimana tercermin dari empat indikator efektivitas program yaitu
ketepatan sasaran, sosialisasi, tujuan, dan pemantauan program. Faktor
pendukung meliputi dukungan pemerintah daerah dan kompetensi tenaga
profesional, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan SDM dan stigma
terhadap layanan konseling. Dalam perspektif Liquid Modernity, PUSPAGA berperan
sebagai respons struktural negara untuk membantu keluarga tetap kokoh dan
adaptif di tengah perubahan sosial yang cair akibat transformasi digital.