Abstrak
EFEKTIVITAS BEBERAPA BIOAKTIVATOR DALAM MEMPENGARUHI KUALITAS KOMPOS
Oleh :
Mohammad Farhan Hafizd - H0219067 - Fak. Pertanian
Ketergantungan yang tinggi terhadap pupuk anorganik di
Indonesia telah menyebabkan penurunan kualitas tanah, sehingga menyoroti
kebutuhan akan alternatif yang lebih berkelanjutan melalui penggunaan pupuk
organik seperti kompos. Namun, proses pengomposan alami berlangsung relatif
lambat, sehingga memerlukan penambahan bioaktivator untuk mempercepat proses dekomposisi
dan meningkatkan kualitas kompos. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi
pengaruh berbagai bioaktivator terhadap kualitas kompos dan kesesuaiannya
terhadap Peraturan Kementerian Pertanian Republik Indonesia Nomor 7763/2024.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap
(RAL) yang terdiri dari satu faktor, yaitu jenis bioaktivator (kontrol,
konsorsium jamur, eco-enzyme, biofilm biofertilizer, dan EM4), dengan lima
ulangan. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA, dilanjutkan dengan
uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bioaktivator secara
signifikan memengaruhi kualitas kompos. Kompos yang diberi perlakuan biofilm biofertilizer
menghasilkan kompos dengan kualitas tertinggi karena meningkatkan kandungan
karbon organik (10.45%), nitrogen total (1.36%), fosfor total (1.31%), dan C/N rasio
(7.68), serta menghasilkan pH mendekati netral (7.96), sedangkan kompos tanpa
bioaktivator (kontrol) menunjukkan kualitas terendah. Sebagian besar perlakuan
memenuhi standar kualitas kompos sesuai Peraturan Kementerian Pertanian
Republik Indonesia No. 7763/2024 untuk pH, C/N rasio, dan kandungan NPK
(>2%); namun, tidak ada perlakuan yang memenuhi persyaratan minimum karbon
organik (≥15%). Hal ini disebabkan karena pemanenan kompos dilakukan tiga bulan
setelah proses pengomposan. Secara keseluruhan, biofilm biofertilizer dan
konsorsium jamur merupakan bioaktivator yang paling efektif, karena menghasilkan
kompos dengan kualitas terbaik dan paling mendekati standar mutu yang
ditetapkan.