Abstrak


Pengaruh Model RADEC Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Mendalam terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi pada Pembelajaran IPAS Peserta Didik Kelas 5 Sekolah Dasar Se-Gugus Singosari


Oleh :
Ananda Ayu Rahmadhani - K7122030 - Fak. KIP

Keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills/HOTS) merupakan kompetensi krusial yang perlu dibina sejak jenjang pendidikan dasar. Namun, temuan pra-penelitian di Gugus Singosari mengindikasikan bahwa kompetensi tersebut belum berkembang secara optimal pada peserta didik kelas V, sebagai konsekuensi dari pembelajaran yang masih didominasi peran guru. Kondisi ini menegaskan perlunya model pembelajaran alternatif yang mampu mendorong keterlibatan aktif peserta didik, salah satunya melalui integrasi model RADEC dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan integrasi tersebut terhadap HOTS peserta didik kelas V SD di Gugus Singosari. Desain quasi-experiment dengan Nonequivalent Control Group Design diterapkan pada populasi berjumlah 122 peserta didik, dengan 42 di antaranya terpilih sebagai sampel melalui teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes HOTS, kemudian dianalisis melalui independent sample t-test serta SEM-PLS untuk mengidentifikasi kontribusi masing-masing sintaks model RADEC. Hasil pengujian menunjukkan rerata skor kelompok eksperimen sebesar 78, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya mencapai 69. Nilai signifikansi sebesar 0,036 (p < 0,05) mengonfirmasi bahwa model RADEC menggunakan Pendekatan Pembelajaran Mendalam berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir peserta didik. Berdasarkan analisis SEM-PLS didapatkan hasil bahwa langkah Create dan Discuss memiliki kontribusi terbesar. Temuan ini menunjukkan bahwa model tersebut layak dijadikan alternatif strategi pembelajaran di sekolah dasar untuk mengoptimalkan kemampuan berpikir tingkat tinggi, sekaligus memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan model pembelajaran inovatif yang berorientasi pada keterlibatan aktif peserta didik.