Abstrak
Karakterisasi Oleoresin Limbah Daun Serai Dapur (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) pada Berbagai Perlakuan Pendahuluan Bahan Baku dan Suhu Ekstraksi Menggunakan Pelarut Etanol 96%
Oleh :
Gita Amalia - H0922043 - Fak. Pertanian
Limbah daun serai dapur (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf)
berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku oleoresin karena mengandung komponen
volatil dan non-volatil. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh perlakuan
pendahuluan bahan baku dan suhu ekstraksi terhadap karakteristik oleoresin
limbah daun serai dapur menggunakan etanol 96%. Perlakuan bahan baku meliputi
daun segar, kering angin, dan kering cabinet dryer, sedangkan suhu
ekstraksi terdiri atas suhu ruang selama 24 jam dan titik didih etanol 78°C
selama 4 jam. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan dua jenis
perlakuan yang dianalisis secara terpisah menggunakan One-way ANOVA dan DMRT
untuk membandingkan pengaruh tiga perlakuan pendahuluan bahan baku pada kondisi
ekstraksi yang sama, sedangkan uji-t digunakan untuk membandingkan pengaruh dua
kondisi ekstraksi pada perlakuan pendahuluan bahan baku yang sama. Parameter yang dianalisis
meliputi kadar total fenolik, kadar total flavonoid, aktivitas antioksidan,
kadar minyak atsiri, dan kadar sisa pelarut. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perlakuan daun segar yang diekstraksi pada suhu ruang
menghasilkan rendemen tertinggi. Perlakuan kering angin dan cabinet dryer
yang diekstraksi pada suhu titik didih etanol 96% menghasilkan oleoresin dengan
kadar total fenolik, kadar total flavonoid, dan aktivitas antioksidan yang
tidak berbeda nyata satu sama lain, tetapi lebih tinggi dibandingkan perlakuan
daun segar. Namun, perlakuan kering angin lebih mampu mempertahankan kadar
minyak atsiri dan lebih sederhana untuk diterapkan. Seluruh perlakuan
menghasilkan oleoresin dengan kadar sisa pelarut yang memenuhi standar. Berdasarkan konsentrasi
senyawa bioaktif, rendemen dan kemudahan aplikasi, perlakuan kering angin
dengan ekstraksi pada titik didih etanol dipilih sebagai perlakuan paling efisien
untuk produksi oleoresin limbah daun serai dapur.