Abstrak
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN METODE PKJI 2023 DAN PTV VISTRO
Oleh :
Aurel Ramadhani Putri Cahyadi - I0122035 - Fak. Teknik
Transportasi perkotaan merupakan
aspek penting dalam mobilisasi yang efisien dan andal menjadi salah satu faktor
kunci dalam memperlancar aktivitas sehari-hari masyarakat perkotaan. Namun, di
sisi lain, pertumbuhan jumlah kendaraan dan perkembangan kota yang cepat sering
kali menimbulkan berbagai permasalahan lalu lintas, terutama konflik arus lalu
lintas pada beberapa titik simpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
kinerja simpang bersinyal di Kota Surakarta dan Kabupaten Sukoharjo, membandingkan
nilai panjang antreannya terhadap kondisi lapangan lalu menentukan tingkat
kesesuaian berdasarkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE),
serta menganalisis pengaruh penyesuaian arus jenuh dasar terhadap hasil panjang
antrean kedua metode. Lokasi simpang yang dianalisis
adalah Simpang Empat Purwosari, Simpang Empat Gemblegan, Simpang Empat Fajar
Indah, dan Simpang Empat The Park, dengan periode pengamatan yaitu pada pagi
dan sore hari. Data yang dibutuhkan meliputi geometri simpang, volume lalu
lintas, waktu sinyal, dan panjang antrean lapangan. Parameter kinerja yang
dianalisis meliputi derajat kejenuhan, panjang antrean, tundaan, dan tingkat
pelayanan menggunakan metode deterministik PKJI 2023 dan PTV VISTRO. Pada
proses analisis, dibuat dua macam skenario analisis dengan membuat kalibrasi
nilai EMP sepeda motor dan persamaan arus jenuh dasar. Hasil dari analisis
berupa nilai panjang antrean tiap metode lalu dibandingkan dengan panjang
antrean kondisi lapangan, serta menentukan nilai kedekatan hasil analisis
terhadap kondisi lapangan menggunakan metode Mean Absolute Percentage Error
(MAPE).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa
analisis kinerja simpang dengan penerapan Skenario 2, yaitu penyesuaian EMP
sepeda motor dan arus jenuh dasar sebesar
, menghasilkan
panjang antrean yang lebih mendekati lapangan jika dibandingkan dengan
penerapan Skenario 1, yaitu penyesuaian EMP sepeda motor dan arus jenuh dasar
sebesar
. Pada metode PKJI 2023,
nilai MAPE berada pada kisaran 15,71 - 74,19%, sedangkan pada PTV VISTRO
berkisar antara 19,18% - 45,68%. Berdasarkan hasil tersebut, penyesuaian EMP
sepeda motor dan persamaan arus jenuh dasar menjadi skenario yang menghasilkan
nilai panjang antrean mendekati kondisi lapangan. Penelitian ini diharapkan
dapat memberikan manfaat dan menjadi pertimbangan dalam studi kajian pengaruh
EMP dan arus jenuh dasar terkait kesesuaian kinerja simpang terhadap kondisi di
lapangan.