Abstrak
ANALISIS PELAKSANAAN PRAKERIN DALAM RANGKA PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA PADA KURIKULUM MERDEKA (Studi Kasus Di Program Keahlian Teknik Bangunan SMK N 2 Surakarta)
Oleh :
Devina Angesti - K1520016 - Fak. KIP
Devina Angesti. K15120016. ANALISIS PELAKSANAAN PRAKERIN
DALAM RANGKA PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA PADA
KURIKULUM MERDEKA (Studi Kasus di Program Keahlian Teknik Bangunan
SMKN 2 Surakarta). Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Juli 2025.
Pelaksanaan Praktik Kerja Industri (Prakerin) di SMK masih menghadapi
kendala dalam penyelarasan kompetensi siswa dengan kebutuhan dunia industri
(Du/Di), sehingga efektivitasnya dalam mendukung tujuan seperti Kurikulum
Merdeka perlu ditelaah lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pelaksanaan program Praktik Kerja Industri (Prakerin) dalam rangka peningkatan
kemampuan siswa pada Kurikulum Merdeka, khususnya di Program Keahlian
Teknik Bangunan SMK Negeri 2 Surakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
purposive sampling untuk menentukan informan yang terdiri dari wakil kepala
sekolah, guru pembimbing, siswa kelas XII, serta pihak industri bangunan yang
menjadi mitra prakerin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,
dokumentasi, dan analisis dokumen. Validitas data diuji menggunakan teknik
triangulasi sumber, sedangkan analisis data dilakukan dengan model analisis
interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prakerin di SMK N 2
Surakarta telah melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, pembimbingan, hingga
evaluasi yang cukup baik. Kompetensi siswa yang diperoleh dari pembelajaran di
sekolah sebagian besar relevan dengan kebutuhan dunia industri, meskipun masih
terdapat beberapa pekerjaan di lapangan yang tidak sepenuhnya sesuai dengan
keahlian siswa. Adapun kendala yang ditemukan antara lain ketidaksesuaian tugas
prakerin dengan kompetensi siswa serta lokasi prakerin yang jauh, yang
berpengaruh pada kedisiplinan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa
pelaksanaan prakerin memberikan kontribusi positf terhadap peningkatan
kemampuan siswa, namun masih diperlukan evaluasi dan penyesuaian agar
pelaksanaannya semakin optimal dan selaras dengan tuntutan industri.