Abstrak


ANALISIS PERAN TIM PENDAMPING KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN BOYOLALI


Oleh :
Nabila Mu'afi Agusti - V8022083 - Sekolah Vokasi

Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia sehingga menjadi perhatian dalam pembangunan nasional. Pemerintah membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai strategi dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting melalui pendampingan kepada keluarga sasaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Tim Pendamping Keluarga dalam upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Boyolali beserta hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan 19 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tim Pendamping Keluarga memiliki enam peran, yaitu pendampingan keluarga berisiko stunting, penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan, fasilitasi pemberian bantuan sosial, pencatatan dan pelaporan, serta surveilans atau identifikasi faktor risiko stunting. Pelaksanaan peran tersebut belum sepenuhnya optimal karena dari lima indikator teori peran Bruce J. Biddle dan Edwin J. Thomas, indikator norma, perilaku nyata, dan sanksi terlaksana dengan baik, sedangkan indikator harapan dan evaluasi belum optimal. Hambatan pelaksanaan peran TPK terdiri atas dua hambatan internal, yaitu keterbatasan sumber daya manusia dan keterbatasan sarana pendukung, serta tiga hambatan eksternal, yaitu rendahnya partisipasi keluarga sasaran, kesulitan menemui keluarga sasaran, dan ketidaksesuaian administrasi kependudukan.