;

Abstrak


Efektifitas Problem Based Learning Berbantuan Media Game Puzzle terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Pelajaran IPA Ssiswa SD Ditinjau dari Kemampuan Awal


Oleh :
Sri Candra Dewi - S032508087 - Fak. KIP

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar pada mata pelajaran IPA yang masih didominasi pembelajaran berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perbedaan efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media game puzzle dan model Example Non-Example berbantuan media game puzzle terhadap keterampilan berpikir kritis siswa; 2) mengetahui pengaruh kemampuan awal siswa (tinggi, sedang, dan rendah) terhadap keterampilan berpikir kritis; serta 3) mengetahui interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal terhadap keterampilan berpikir kritis siswa.Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain faktorial 2×3. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD negeri di Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten tahun pelajaran 2025/2026. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data kemampuan awal dan keterampilan berpikir kritis dikumpulkan melalui tes yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan analisis varians dua jalan dengan sel tak sama setelah memenuhi uji prasyarat berupa normalitas, homogenitas dan keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model Problem Based Learning berbantuan media game puzzle menghasilkan keterampilan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan model Example Non-Example berbantuan media game puzzle ditunjukkan nilai Fhitung (4,775) > Ftabel (3,93); (2) siswa dengan kemampuan awal tinggi memiliki keterampilan berpikir kritis yang lebih baik dibandingkan siswa dengan kemampuan awal sedang dan rendah, sedangkan siswa dengan kemampuan awal sedang tidak menunjukkan hasil yang lebih baik dibandingkan siswa dengan kemampuan awal rendah ditunjukkan nilai Fhitung (10,739) > Ftabel (3,08) ; dan (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal terhadap keterampilan berpikir kritis siswa ditunjukkan nilai Fhitung (4,167) > Ftabel (3,08). Simpulan hasil penelitian adalah penerapan model Problem Based Learning berbantuan media game puzzle efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA. Implikasi dari penelitian ini adalah PBL berbantuan game puzzle memberikan pengalaman belajar siswa melalui masalah, proses berpikir, diskusi, dan pemecahan masalah.