Abstrak
Pengaruh Penggunaan Cursor AI Terhadap Kemampuan Problem Solving Mahasiswa PTIK FKIP UNS
Oleh :
Musariul Khoir - K3522052 - Fak. KIP
Musariul Khoir. K3522052. Pembimbing: Nurcahya Pradana Taufik Prakisya,
S.Kom., M.CS. PENGARUH PENGGUNAAN CURSOR AI TERHADAP KEMAMPUAN PROBLEM
SOLVING MAHASISWA PTIK FKIP UNS. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juni 2026
Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One-Group
Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 30 mahasiswa angkatan 2022 yang
dipilih melalui Simple Random Sampling dari populasi 80 mahasiswa.
Instrumen penelitian terdiri atas tes esai berbasis studi kasus pemrograman (debugging)
dan kuesioner persepsi skala Likert empat poin. Kedua instrumen dinyatakan
valid dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,8910 (soal)
dan 0,9518 (kuesioner). Analisis data mencakup uji normalitas Shapiro-Wilk, uji
hipotesis, dan analisis Normalized Gain (N-Gain). Hasil uji
normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal,
sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test.
Hasil uji menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga H₀
ditolak dan H₁ diterima. Rata-rata skor kemampuan problem solving
meningkat dari 84,00 pada pre-test menjadi 96,67 pada post-test
(selisih 12,67 poin), dengan penurunan standar deviasi dari 11,55 menjadi 5,47
yang menunjukkan kemampuan mahasiswa semakin merata. Nilai N-Gain rata-rata
sebesar 0,617 termasuk kategori sedang, dengan 53% mahasiswa berkategori
tinggi, 20% sedang, dan 27% rendah. Disimpulkan bahwa penggunaan aplikasi
Cursor AI berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan problem solving
mahasiswa PTIK FKIP UNS dalam pembelajaran pemrograman. Pengintegrasian Cursor
AI dalam kerangka Model IDEAL terbukti membantu mahasiswa berpikir lebih
terstruktur dan sistematis, sehingga tidak sekadar mempermudah penyelesaian
tugas secara teknis, tetapi juga melatih alur pemecahan masalah agar lebih
adaptif dan efisien.