Abstrak


Penyusunan Buku Pengayaan Fisika Berbasis Hasil Penelitian Nanofiber Terintegrasi Keterampilan Proses Sains Siswa SMA


Oleh :
Maulika Nur Hasanah - K2322047 - Fak. KIP

Keterampilan proses sains merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran fisika. Namun, sumber belajar yang mampu memfasilitasi pengembangannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan karakteristik buku pengayaan fisika berbasis hasil penelitian nanofiber terintegrasi keterampilan proses sains siswa SMA, (2) mengetahui validitas buku pengayaan serta (3) mengetahui keterbacaan buku pengayaan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang mengadaptasi model ADDIE hingga tahap Development. Tahap penelitian meliputi analisis kebutuhan melalui angket dan wawancara, perancangan buku pengayaan, penyusunan produk, validasi produl, serta uji keterbacaan oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku pengayaan yang disusun memiliki karakteristik berupa integrasi hasil penelitian nanofiber dengan konsep fisika SMA yang disajikan secara kontekstual, dilengkapi aktivitas yang mengakomodasi indikator keterampilan proses sains. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa buku pengayaan memperoleh persentase 95,25% dengan kualifikasi sangat valid pada aspek materi, penyajian, kebahasaan, grafika, dan integrasi keterampilan proses sains. Sementara itu, hasil uji keterbacaan oleh siswa memperoleh persentase 83,78% dengan kualifikasi sangat baik pada aspek materi, penyajian, kebahasaan, grafika, dan pengembangan keterampilan proses sains. Dengan demikian, buku pengayaan yang disusun memiliki kualitas yang sangat baik berdasarkan hasil validasi dan uji keterbacaan sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran fisika di SMA. Keunikan buku ini terletak pada pengintegrasian hasil penelitian nanofiber berbasis teknik electrospinning ke dalam materi fisika SMA melalui penyajian data penelitian autentik dan aktivitas yang melatihkan keterampilan proses sains, yaitu mengidentifikasi variabel, menginterpretasi data, dan menyimpulkan. Nanofiber dipilih karena proses pembentukannya melibatkan penerapan konsep-konsep fisika, seperti viskositas, tegangan permukaan, dan medan listrik, sehingga mampu menghadirkan konteks pembelajaran yang relevan dengan perkembangan sains dan teknologi. Oleh karena itu, buku pengayaan yang disusun diharapkan dapat memperkaya sumber belajar fisika dan mendukung pengembangan keterampilan proses sains siswa SMA.