Abstrak
JENIS KONTEN, EKSPOSUR INFORMASI PERSONAL, DAN MONETISASI ANAK OLEH INFLUENCER DI MEDIA SOSIAL (Analisis Isi Kuantitatif Video Sharenting dari Kanal YouTube Ricis Official dan RANS Entertainment Tahun 2024-2025)
Oleh :
Anindya Aulia Widyari - S262408016 - Fak. ISIP
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan jenis konten sharenting, tingkat eksposur informasi personal, serta strategi monetisasi anak dengan brand pada kanal Youtube keluarga selebriti di Indonesia. Studi ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kekhawatiran akademis terhadap fenomena “Anything for Views Parenting”, di mana hak otonom dan privasi anak sering kali dikorbankan demi mengejar viralitas dan keuntungan finansial di platform digital. Berpijak pada Teori Ekonomi Politik Komunikasi Vincent Mosco (2009), khususnya konsep komodifikasi, serta kerangka spheres of obligation dari BlumRoss & Livingstone (2017) yang menjelaskan keterkaitan konseptual antara representasi konten, batas privasi digital anak, dan monetisasi keluarga sebagai satu kesatuan analisis, penelitian ini mengoperasionalisasikan tiga variabel melalui klasifikasi Brosch (2016), Bare (2020), dan Divon et al. (2025). Metode yang digunakan adalah analisis isi kuantitatif terhadap video yang diunggah oleh kanal Youtube @RicisOfficial dan @RANSEntertainment selama periode 2024–2025. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling terhadap video yang memenuhi kriteria inklusi, menghasilkan total 250 video sampel (100 dari Ricis Official dan 150 dari RANS Entertainment). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji hipotesis Chi-Square untuk melihat perbedaan signifikan pada variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan karakteristik visual yang signifikan secara statistik (p = 0,000) pada jenis konten sharenting (X1), di mana Ricis Official didominasi konten “Liburan” (38%) dan RANS Entertainment pada “Kehidupan Sehari-hari” (66,7%). Pada variabel eksposur informasi personal (X2), kedua kanal menunjukkan tingkat risiko “Tinggi” di atas 85%, yang membuktikan terjadinya proses spasialisasi di mana batas ruang privat anak diruntuhkan demi produksi konten komersial. Variabel monetisasi anak dengan brand (X3) menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p = 0,000). Kedua kanal sama-sama didominasi oleh kategori Aspirational Child-ification (Ricis Official 62%; RANS Entertainment 55,3%), namun dengan orientasi berbeda: Ricis Official lebih condong pada branded content dengan disclosure eksplisit (Kids as Props; Brands as Playmates, 16%), sementara RANS Entertainment lebih banyak mempraktikkan monetisasi tersembunyi melalui Transactional Childhood (32%) dan pemanfaatan fitur monetisasi platform (Regulative Parenthood, 4%).