Abstrak
PROSES PEMBUATAN SNACK BAR DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG LABU KUNING SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL SUMBER SERAT
Oleh :
Zepti Trisnie Elvyana Puspitasari - V1823074 - Sekolah Vokasi
Snack bar merupakan pangan praktis yang
berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional sumber serat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan snack bar dengan substitusi
tepung labu kuning, menentukan formula terbaik berdasarkan uji sensori, serta
menganalisis karakteristik kimia dan kelayakan ekonominya. Formulasi snack
bar dibuat dalam empat perlakuan, yaitu F0, F1, F2, dan F3 dengan substitusi
tepung labu kuning masing-masing sebesar 0%, 3%, 6%, dan 9% per total berat
tepung. Proses pembuatan dilakukan dengan pembuatan adonan lapisan bawah,
pemanggangan, penambahan lapisan perekat, penambahan lapisan atas, dan
pengemasan. Uji sensori dilakukan menggunakan uji hedonik oleh 37 panelis tidak
terlatih terhadap atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur. Analisis kimia meliputi kadar air, kadar abu, kadar
protein, kadar lemak, karbohidrat, energi, dan serat pangan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa formulasi F1 dengan substitusi tepung labu kuning 3%
merupakan formula terbaik berdasarkan tingkat kesukaan panelis. Produk terpilih
memiliki kadar air 5,76%, kadar abu 1,73%, kadar protein 8,70%, kadar lemak
21,19%, kadar karbohidrat 59,27%, energi 462,59 kkal/100 g, dan serat pangan
total 3,67%. Berdasarkan hasil tersebut, snack bar dengan
substitusi tepung labu kuning berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional
sumber serat. Serta dengan analisis ekonomi, yang menunjukkan harga jual Rp.
13.500/pack, BEP unit sebesar 672, BEP harga sebesar Rp. 8.134,
payback period selama 8 bulan, BC ratio sebesar 1,64 dan IRR 80%. usaha snack
bar ini layak untuk dikembangan.