Abstrak


Peran Produser dalam Proses Produksi Film Dokumenter "Djampi Oesodo"


Oleh :
Clarasi Briyan Agustina - V1123035 - Sekolah Vokasi

Film dokumenter Djampi Oesodo merupakan karya audiovisual yang diciptakan dengan tujuan menumbuhkan pemahaman dan minat Generasi Z terhadap jamu sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Karya ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketertarikan Generasi Z terhadap jamu, yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain persepsi bahwa jamu memiliki rasa pahit, dianggap sebagai minuman yang identik dengan kalangan lanjut usia, kurang kompetitif dibandingkan minuman modern, serta minimnya kebiasaan mengonsumsi jamu dalam keseharian generasi muda.Penciptaan film ini menempuh tiga tahap produksi, yakni praproduksi, produksi, dan pascaproduksi, dengan data yang dihimpun melalui survei, pengamatan langsung di lapangan, wawancara bersama beberapa narasumber, serta penelusuran literatur sebagai landasan penguatan konsep dan materi tayangan. Gaya penceritaan yang digunakan menggabungkan dokumenter ekspositori dengan unsur partisipatori yang menampilkan informasi dan emosi sekaligus, yang diperlihatkan melalui perspektif pelaku usaha jamu, para praktisi maupun pakar di bidangnya, serta pengalaman nyata yang dialami oleh kalangan Generasi Z.Melalui penggambaran perjalanan jamu dari sisi tradisi, dunia medis, hingga sentuhan modern, karya ini berhasil membangun pemahaman yang lebih menyeluruh terkait nilai budaya, khasiat, dan relevansi jamu di era sekarang, sekaligus menegaskan pentingnya peran produser dalam menangani sisi manajerial dan administratif, mengoordinasikan kerja tim, membangun komunikasi dengan narasumber, dan mengambil berbagai keputusan strategis sepanjang proses produksi berlangsung. Dengan capaian tersebut, film dokumenter Djampi Oesodo berfungsi sebagai sarana edukasi mengenai jamu serta membantu menumbuhkan minat Generasi Z terhadap jamu sebagai identitas budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan seiring perubahan zaman.