;

Abstrak


Analisis Pengaruh Perubahan Lalu Lintas Akibat Pandemi COVID-19 Terhadap Sisa Umur Layan Jalan (Studi Kasus: Jalan Raya Barat, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah)


Oleh :
Vera Alfiona - S942208024 - Fak. Teknik

Pandemi COVID-19 menyebabkan perubahan pola mobilitas masyarakat yang berdampak pada perubahan volume lalu lintas dan berpotensi memengaruhi kinerja perkerasan jalan. Jalan Raya Barat Kabupaten Kendal merupakan ruas jalan nasional dengan volume lalu lintas yang tinggi sehingga kondisi perkerasannya perlu dievaluasi secara berkala. Selain itu, pada ruas jalan tersebut terjadi perubahan volume lalu lintas sejak pandemi COVID-19 hingga pascapandemi serta ditemukan kerusakan perkerasan secara visual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pandemi COVID-19 terhadap volume lalu lintas, menganalisis pengaruh volume lalu lintas terhadap kondisi fungsional perkerasan menggunakan metode International Roughness Index (IRI) dan Pavement Condition Index (PCI), serta menghitung sisa umur layan perkerasan menggunakan metode Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) dan program KENPAVE. Penelitian menggunakan data sekunder berupa data volume lalu lintas harian, nilai IRI, nilai PCI, data lendutan Falling Weight Deflectometer (FWD), dan data struktur perkerasan yang diperoleh dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta. Analisis kondisi perkerasan dilakukan menggunakan metode IRI dan PCI. Analisis struktural dilakukan secara mekanistik menggunakan program KENPAVE untuk memperoleh nilai repetisi beban izin (fatigue life), sedangkan perhitungan sisa umur layan dilakukan berdasarkan konsep kerusakan kumulatif empiris AASHTO 1993. Perencanaan tebal lapis tambah (overlay) dilakukan menggunakan Shell Pavement Design Method (SPDM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2020 beberapa golongan kendaraan mengalami penurunan volume lalu lintas akibat pandemi COVID-19, sedangkan golongan kendaraan berat mengalami peningkatan. Hubungan CESA dengan IRI menunjukkan korelasi positif kuat dengan R² sebesar 0,946 (r = 0,972), sedangkan dengan PCI menunjukkan korelasi negatif kuat dengan R² sebesar 0,936 (r = −0,968). Peningkatan CESA cenderung diikuti oleh peningkatan IRI dan penurunan PCI. Perubahan volume dan komposisi lalu lintas akibat pandemi COVID-19 memengaruhi akumulasi beban lalu lintas dan berkontribusi terhadap percepatan penurunan remaining life, dengan skenario prapandemi mencapai batas terminal 40% pada tahun ke-13, pandemi sebesar 39% pada tahun ke-7, dan pascapandemi sebesar 39% pada tahun ke-3. Setelah diberikan overlay, nilai fatigue life (Nf) meningkat dari 14.023.652 menjadi 134.336.353 repetisi beban dan remaining life mencapai 82% pada akhir umur rencana 20 tahun.