Abstrak


Inovasi Abon Ayam Substitusi Pepaya Muda sebagai Upaya Peningkatan Serat


Oleh :
Zakiyyah Uswatun Khasanah - V1823072 - Sekolah Vokasi

Abon merupakan salah satu produk pangan yang populer dan banyak diminati masyarakat. Abon terkenal dengan cita rasa gurih, tekstur yang khas, serta daya simpan yang relatif lama. Pemanfaatan pepaya muda dalam produk abon ayam ini menjadi alternatif untuk meningkatkan kandungan serat pangan. Penambahan kacang tanah dapat menghasilkan produk abon yang lebih gurih, serta aroma khas kacang tanah yang harum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi, mengetahui formula terbaik, mengetahui karakteristik kimia, dan mengetahui analisis ekonomi pada produk abon ayam substitusi pepaya muda dengan penambahan kacang tanah. Metode penelitian ini meliputi pembuatan produk, rancangan percobaan, analisis sensoris, analisis kimia, dan analisis ekonom. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor berupa proporsi daging ayam dan pepaya muda, yang terdiri atas tiga formula yaitu F1 = 70%:30%, F2 = 55%:45%, F3 = 40%:60%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa formula F3 merupakan formula terpilih dengan rasio daging ayam dan pepaya muda sebanyak 40%:60% dengan kadar air 7,27%, kadar abu 4,12%, kadar lemak 17,48%, kadar protein 16,97%, kadar karbohidrat 54,13%, kadar serat pangan total 7,12%. Hasil analisis ekonomi menunjukkan bahwa usaha abon ayam substitusi pepaya muda dinyatakan layak untuk dijalankan dengan harga jual Rp 20.000 per kemasan, dan diperoleh B/C Ratio sebesar 1,46. Selain itu, usaha ini mempunyai NPV sebesar Rp 252.187.560,67 yang diproyeksi selama 5 tahun ke depan dan IRR 151%.