Abstrak
Budidaya dan Perhitungan Kelayakan Usaha Jamur Kuping Basah
Oleh :
Kaila Anugrah Putri - V4123044 - Sekolah Vokasi
Jamur kuping (Auricularia auricula) berasal dari kingdom Fungi
yang masih kedalam komuditas hotikultura. Jamur kuping memiliki tekstur yang
kenyal dan renyah, serta memiliki prospek cukup baik untuk dijadikan sebagai
peluang usaha. Jamur kuping basah memiliki tekstur yang lebih kenyal, rasa yang
lebih alami, serta lebih praktis. Kegiatan budidaya jamur kuping ini bertujuan
untuk mengetahui tahapan dan teknik budidaya yang benar serta menganalisis
kelayakan usaha pada jamur kuping basah. Pelaksanaan budidaya jamur kuping
dilakukan di Dukuh Banyak, Desa Jantiharjo, Kec. Karanganyar, Kab. Karanganyar,
Jawa Tengah, mulai tanggal 6 April–29 Juni 2026. Metode pelaksanaan yang
dilakukan meliputi observasi, praktik langsung, dan dokumentasi, serta untuk
metode perhitungan meliputi perhitungan biaya usahatani, HPP, penerimaan,
keuntungan dan analisis kelayakan usahatani. Lokasi budidaya terletak pada
ketinggian 207 mdpl,dengan suhu 25,8°C, dan kelembaban udara 74%. Tahapan dalam
budidaya jamur kuping meliputi persiapan media baglog, sterilisasi, inokulasi,
inkubasi, pemelihara pemeliharaan pemanenan dan pemasaran. Indikator yang
digunakan dalam analisis usaha tani meliputi revenue cost ratio (R/C
Ratio), benefit cost ratio (B/C Ratio), dan break even point
(BEP) yang terdiri atas BEP Produksi dan BEP Harga. Nilai kelayakan usahatani
yang diperoleh dari usaha jamur kuping basah yaitu R/C Ratio (1,19), B/C Ratio
(0,19), BEP Produksi (203 pcs), dan BEP Harga (Rp 3.774). Berdasarkan hasil
dari perhitungan kelayakan usaha, menunjukkan bahwa usaha jamur kuping basah
memberikan keuntungan dan layak untuk dijalankan.