Abstrak
Optimalisasi Operasi Waduk Kedungombo Untuk Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi
Oleh :
Teguh Wibowo Mukti - S942408020 - Fak. Teknik
Waduk Kedungombo merupakan waduk multiguna yang berperan penting dalam penyediaan air irigasi. Variasi inflow dan tingginya kebutuhan air menyebabkan operasi waduk perlu dikelola secara optimal agar kontinuitas pelayanan air tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan menganalisis debit andalan, menghitung kebutuhan air irigasi, mensimulasikan operasi waduk, mengoptimalkan pola operasi menggunakan Microsoft Excel Solver, menyusun Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW), serta mengevaluasi kinerja operasi waduk.Penelitian menggunakan data inflow periode 2005–2025 dari BBWS Pemali Juana, data klimatologi CLIMWAT, dan data curah hujan BMKG. Debit andalan ditentukan menggunakan metode Weibull pada skenario Q20, Q50, dan Q80. Kebutuhan air irigasi dihitung menggunakan CROPWAT, simulasi neraca air dilakukan menggunakan HEC-ResSim, sedangkan optimasi dilakukan menggunakan Microsoft Excel Solver dengan metode Simplex Linear Programming (Simplex LP). Kebutuhan air baku turut diperhitungkan dalam neraca air karena menggunakan sumber tampungan yang sama dengan kebutuhan air irigasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air irigasi tertinggi terjadi pada Mei Periode II sebesar 128,81 MCM, sedangkan kebutuhan terendah terjadi pada Maret Periode II sebesar 31,16 MCM. Hasil optimasi meningkatkan reliability dari 70,83% menjadi 95,83% pada Q20, dari 29,17% menjadi 66,67% pada Q50, dan dari 16,67% menjadi 25,00% pada Q80. Vulnerability menurun dari 63,82 menjadi 20,75 MCM pada Q20, dari 52,79 menjadi 38,88 MCM pada Q50, dan dari 66,83 menjadi 56,26 MCM pada Q80. Sementara itu, resilience menunjukkan perubahan yang berbeda pada masing-masing skenario. Hasil optimasi selanjutnya digunakan sebagai dasar penyusunan RTOW alternatif berdasarkan kondisi hidrologi Q20, Q50, dan Q80.