Abstrak


DIMENSI RELIGIUSITAS DAN FAKTOR SOSIAL YANG MEMENGARUHI TOKOH UTAMA DALAM CERPEN LAISA LAHA MAKANUN FIL-JANNAH KARYA NAWAL AS-SA’DAWI


Oleh :
Fatimah - B0522019 - Fak. Ilmu Budaya

Religiusitas sebagai suatu sistem yang tidak berdiri sendiri melainkan dengan berbagai faktor sosial yang melingkupi kehidupan individu. Salah satu media yang mencerminkan realitas sosial adalah sastra, termasuk cerpen. Cerpen karya Nawal As-Sa’dawi seringkali menampilkan fenomena sosial, salah satunya cerpen Laisa Laha Makanun Fil-Jannah. Cerpen ini menceritakan kehidupan Zainab yang dimulai dari dia meninggal dunia disambung dengan kisah semasa hidupnya ketika masih di dunia, tetapi pada akhir cerita dia menganggap bahwa dirinya tidak memiliki tempat di surga. Data dalam penelitian ini berupa teks cerita pendek Laisa Laha Makanun fil-Jannah. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif dengan teknik penelitian studi pustaka untuk mengumpulkan data terkait dimensi religiusitas dan faktor sosial yang memengaruhinya dalam cerpen Laisa Laha Makanun fil-Jannah. Kemudian data dari penelitian ini diolah menggunakan teori dimensi religiusitas milik Charles Glock dan Rodney Stark dan faktor sosial yang memengaruhi religiusitas menurut Jalaluddin yang diklasifikasikan menjadi faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai berikut: Pertama, terdapat lima dimensi religiusitas dalam cerpen Laisa Laha Makanun fil-Jannah, yakni dimensi keyakinan terdiri dari keyakinan terhadap kematian dan kehidupan setelah kematian serta keyakinan terhadap akhirat (adanya surga dan neraka). Dimensi praktik ibadah terdiri dari praktik ibadah shalat, praktik ibadah puasa, hari raya, dan ziarah, serta praktik memakai jilbab. Dimensi pengalaman terdiri dari pengalaman bersyukur dalam setiap keadaan dan takut akan berbuat dosa. Dimensi pengetahuan terdiri dari pengetahuan tentang kemustahilan manusia dan pengetahuan tentang larangan sikap mencuri dan berbohong. Dimensi konsekuensi tediri dari konsekuensi berbuat bohong dan mencuri, konsekuensi taat kepada suami dan konsekuensi dari sikap marah. Kedua, berkaitan dengan faktor sosial yang memengaruhi religiusitas ditemukan data mengenai faktor internal berupa hereditas, usia dan kepribadian, serta faktor eksternal berupa faktor keluarga dan faktor lingkungan.