Abstrak


PEMANFAATAN FITUR ASESMEN CEPAT BANGUNAN SEDERHANA (ACEBS) GUNA EVALUASI TERHADAP KERENTANAN BANGUNAN (Studi Kasus: Gedung Welux Aesthetic Center)


Oleh :
Kumarudin - K1519042 - Fak. KIP

Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat kondisi geologis dan geografisnya, sehingga bangunan gedung perlu memiliki tingkat ketahanan yang memadai terhadap berbagai ancaman bencana, Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kerentanan Gedung Welux Aesthetic Center terhadap ancaman gempa bumi dan banjir dengan memanfaatkan fitur Asesmen Cepat Bangunan Sederhana (ACEBS) pada aplikasi InaRISK Personal.Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan objek penelitian berupa gedung Welux Aesthetic Center yang berlokasi di jalan D.I.Panjaitan nomor 19 Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Pengumpulan data menggunakan instrumen ACEBS dan hasil penelitian menunjukkan bahwa Gedung Welux Aesthetic Center memperoleh skor ACeBS sebesar 40 dengan kategori rentan. Diagram laba-laba menunjukkan bahwa parameter yang paling berpengaruh terhadap tingkat kerentanan bangunan adalah irregularitas denah, penggunaan pasangan kaca berukuran besar, dan keberadaan ruang gym pada lantai tiga yang berpotensi memengaruhi respons bangunan terhadap beban gempa. Selain itu, hasil pemetaan InaRISK menunjukkan bahwa lokasi bangunan berada pada wilayah dengan risiko gempa kategori sedang dan risiko banjir kategori tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Gedung Welux Aesthetic Center memiliki tingkat kerentanan sedang sehingga diperlukan upaya mitigasi berupa evaluasi struktur secara berkala, pengamanan elemen nonstruktural, peningkatan kesiapsiagaan penghuni, dan pengelolaan risiko banjir. Penelitian ini menunjukkan bahwa fitur ACeBS dapat dimanfaatkan sebagai instrumen asesmen awal yang efektif untuk mengidentifikasi kerentanan bangunan dan mendukung penyusunan strategi mitigasi dalam upaya pengurangan risiko bencana.