Abstrak
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR IPAS KELAS V SD DI KECAMATAN KALIKOTES
Oleh :
Rahayu Qomariyah - S032508080 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh model Problem
Based Learning terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik kelas V SD di
Kecamatan Kalikotes; 2) Mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kreatif
antara peserta didik yang memiliki motivasi belajar tinggi dan rendah; 3)
Mengetahui ada atau tidaknya interaksi pengaruh antara model Problem Based
Learning dengan tingkat motivasi belajar peserta didik dalam memengaruhi
keterampilan berpikir kreatif.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen semu
(Quasi Experiment) dengan desain faktorial 2x2, menggunakan Nonequivalent
Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di
Kecamatan Kalikotes tahun pelajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan
dengan cluster random sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 142
peserta didik dengan rincian 26 peserta didik kelas uji coba, 69 peserta didik kelas
eksperimen, dan 47 peserta didik kelas kontrol. Keterampilan berpikir kreatif
diukur menggunakan tes uraian, sedangkan motivasi belajar diukur menggunakan
angket berbentuk Situational Judgment Test (SJT) dengan skala efektivitas respons
1–4, dan pengelompokan motivasi belajar tinggi dan rendah dilakukan berdasarkan
nilai mean. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas dengan metode Lilliefors,
uji homogenitas dengan uji Barlett, serta uji keseimbangan menggunakan
Independent Sample T-Test. Uji hipotesis menggunakan ANAVA Dua Jalan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh dari model PBL
terhadap keterampilan berpikir kreatif peserta didik, dengan nilai Fhitung sebesar
6,2671 lebih besar dari Ftabel 3,9258, sehingga model PBL efektif dalam mendorong
keterampilan berpikir kreatif; 2) terdapat perbedaan keterampilan berpikir kreatif
berdasarkan tingkat motivasi belajar, dengan nilai Fhitung sebesar 6,0444 lebih besar
dari Ftabel 3,9258, menunjukkan bahwa motivasi belajar memengaruhi pencapaian
keterampilan berpikir kreatif; 3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran
dan motivasi belajar terhadap keterampilan berpikir kreatif, dengan nilai Fhitung
sebesar 0,4455 lebih kecil dari Ftabel 3,9258, yang menunjukkan bahwa pengaruh
model PBL terhadap keterampilan berpikir kreatif bersifat independen dan
konsisten tanpa dipengaruhi oleh perbedaan tingkat motivasi belajar peserta didik.