;

Abstrak


ANALISIS FAKTOR ADOPSI BUS LISTRIK DI INDONESIA BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA


Oleh :
Resia Atsiila - S802402008 - Fak. Teknik

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun kerangka konseptual serta mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk adopsi bus listrik di Indonesia berdasarkan persepsi pengguna. Keberhasilan implementasi bus listrik tidak hanya ditentukan oleh penyediaan armada dan infrastruktur, tetapi juga oleh penerimaan masyarakat terhadap layanan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusan masyarakat dalam menggunakan bus listrik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Exploratory Factor Analysis (EFA). Kerangka konseptual disusun melalui Systematic Literature Review (SLR) menggunakan metode PRISMA dengan mengintegrasikan konstruk dari Technology Acceptance Model (TAM), Theory of Planned Behavior (TPB), serta beberapa konstruk pendukung. Data diperoleh dari 551 pengguna bus listrik di Jakarta, Surabaya, dan Medan melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan Principal Axis Factoring dengan rotasi Oblimin.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbentuk empat faktor utama yang memengaruhi adopsi bus listrik, yaitu Positive Evaluation and Usage Readiness, Social Influence and Public Impact Perception, Perceived Safety and Comfort, serta Perceived Personal Security Risk. Keempat faktor tersebut mampu menjelaskan 84,55% variasi data dengan nilai KMO sebesar 0,952, uji Bartlett's Test yang signifikan (p < 0,001), serta reliabilitas yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi positif terhadap manfaat dan kualitas layanan, pengaruh sosial, persepsi keamanan dan kenyamanan, serta persepsi risiko merupakan faktor-faktor utama yang membentuk adopsi bus listrik di Indonesia. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan operator transportasi dalam meningkatkan kualitas layanan serta mendorong penggunaan bus listrik sebagai transportasi publik yang berkelanjutan.