Abstrak


Analisis Usahatani Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) dengan Penambahan Biochar


Oleh :
Velin Ayu Sabrina - V4123084 - Sekolah Vokasi

Sabrina, Velin Ayu. 2026. Analisis Usahatani Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) dengan Penambahan Biochar.  Tugas Akhir. Program Studi Diploma Tiga Agribisnis, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. 

Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan komoditas sayuran dengan tingkat permintaan yang relatif tinggi dan stabil, namun produksi bayam nasional merah cenderung menurun akibat menurunnya kualitas tanah. Salah satu upaya untuk memperbaiki kesuburan tanah sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan adalah dengan penambahan biochar sebagai bahan pembenah media tanam. Kegiatan tugas akhir ini bertujuan untuk memulai proses budidaya bayam merah dengan penambahan biochar, mengetahui responnya terhadap pertumbuhan tanaman, serta menganalisis kelayakan usahataninya. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Mei–27 Juni 2026 di Kebun Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (KBTPH) Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, menggunakan 200 polibag dengan media tanam campuran tanah, pupuk kandang, dan biochar (perbandingan 1:1:½). Pengumpulan data dilakukan melalui survei, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penambahan biochar mendukung pertumbuhan tanaman bayam merah dengan rata-rata tinggi tanaman 39,91 cm, jumlah daun 21,10 helai, panjang akar 12,68 cm, dan bobot segar 62,15 gram per tanaman pada saat panen. Dari sisi ekonomi, usaha budidaya bayam merah skala 200 polibag menghasilkan total biaya produksi sebesar Rp443.451 dan total penerimaan sebesar Rp480.000, sehingga diperoleh keuntungan sebesar Rp36.549 per satu musim tanam, dengan nilai R/C Ratio 1,08 dan B/C Ratio 0,08. Nilai BEP produksi sebesar 13,86 kg dan BEP harga sebesar Rp7.391 per ikat, sedangkan hasil panen aktual mencapai 15 kg dengan harga jual Rp8.000 per ikat. Berdasarkan hasil tersebut, usahatani budidaya bayam merah dengan penambahan biochar dinyatakan layak dan menguntungkan untuk diusahakan.