Abstrak


PENGARUH KONSENTRASI PEKTIN PADA MEDIA PRODUKSI TERHADAP AKTIVITAS DAN KARAKTERISTIK ENZIM PEKTINASE BAKTERI PEKTINOLITIK DARI LIMBAH KULIT PISANG KEPOK (Musa paradisiaca L.)


Oleh :
Silvi Aurelia Okta Rama Putri Anjani - H0922104 - Fak. Pertanian

Kulit pisang kepok merupakan limbah hasil pertanian yang dapat digunakan untuk isolasi bakteri pektinolitik karena mengandung senyawa pektin. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri pektinolitik dari limbah kulit pisang kepok, mengetahui pengaruh variasi konsentrasi pektin citrus (0,5%; 0,75%; 1%; 1,25%; dan 1,5%) terhadap aktivitas enzim pektinase, serta menentukan karakteristik enzim pektinase. Hasil dari penelitian didapatkan 5 isolat bakteri dengan karakter seluruh isolat merupakan Gram positif, endospora positif, dan katalase positif. Berdasarkan hasil pengujian kurva pertumbuhan, isolat PC6 dipilih sebagai isolat terbaik karena memiliki aktivitas enzim pektinase dan jumlah sel tertinggi dibandingkan isolat lainnya, serta pada uji dengan blood agar isolat PC6 tidak membentuk zona bening atau ℽ hemolisis. Isolat PC6 diidentifikasi sebagai bakteri Aneurinibacillus thermoaerophilus. Pengujian variasi konsentrasi pektin citrus pada media produksi enzim menunjukkan bahwa konsentrasi 1,5% menghasilkan aktivitas tertinggi sebesar 1,263 U/mL. Peningkatan konsentrasi substrat pektin juga meningkatkan aktivitas pektinase hingga mencapai konsentrasi optimum, kemudian aktivitas enzim menurun setelah melewati titik optimum. Enzim pektinase yang dimurnikan hingga tahap enzim murni parsial pascadialisis memiliki aktivitas enzim sebesar 2,083 U/mL. Enzim isolat PC6 optimum pada pH 4, stabil pada pH 4-6, optimum pada suhu 50℃, dan stabil pada suhu 40-60℃. Nilai KM enzim isolat PC6 yaitu 0,428 mg/mL dan nilai Vmaks enzim isolat PC6 yaitu 1,845 U/mL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isolat bakteri pektinolitik dari limbah kulit pisang kepok berpotensi sebagai sumber enzim pektinase untuk aplikasi industri pangan.