Abstrak


Analisis Usahatani Timun (Cucumis sativus L.) Menggunakan Media Polybag di Desa Tohudan Kabupaten Karanganyar


Oleh :
Eka Yuni Wulandari - V4123025 - Sekolah Vokasi

Wulandari, Eka Yuni. 2026. Analisis Usahatani dan Budidaya Tanaman Timun (Cucumis sativus L.) Menggunakan Media Polybag di Desa Tohudan Kabupaten Karanganyar. Tugas Akhir. Program Studi Diploma Tiga Agribisnis, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta.Kebutuhan masyarakat terhadap komoditas timun (Cucumis sativus L.) relatif tinggi dan berkelanjutan, namun pengembangannya di wilayah semi-perkotaan sering kali terhambat oleh keterbatasan lahan akibat alih fungsi lahan. Penelitian Tugas Akhir ini bertujuan untuk mempraktikkan teknik budidaya timun varietas Semi F1 menggunakan media polybag, mengimplementasikan strategi pemasaran, serta menganalisis kelayakan usahataninya di Desa Tohudan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juni 2026 dengan menggunakan 200 polybag berukuran 40x40 cm. Media tanam yang digunakan terdiri dari campuran tanah, pupuk kandang sapi, dan sekam bakar (perbandingan 1:1:1) yang ditambahi dolomit serta agens hayati Trichoderma. Pemeliharaan meliputi penyiraman rutin, pemupukan NPK 16-16-16 secara kocor, pemasangan ajir sistem segitiga, pemangkasan daun bawah, serta penyemprotan fungisida dan insektisida. Parameter pertumbuhan vegetatif yang diamati mencakup tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter batang, yang seluruhnya menunjukkan peningkatan konsisten tanpa hambatan berarti. Pemanenan dilakukan secara bertahap sebanyak 6 kali (39–50 HST) dan menghasilkan total produksi sebesar 135 kg. Penanganan pascapanen mencakup pengumpulan di tempat teduh, sortasi, grading (Grade A dan B), pembersihan, serta pengemasan dengan kantong plastik 2 kg. Pemasaran diterapkan melalui bauran pemasaran 4P dan strategi STP, di mana saluran paling efisien adalah penjualan langsung ke rumah makan penyetan dan konsumen lokal. Penetapan harga jual menggunakan metode Cost Plus Pricing sebesar Rp7.000/kg (margin 35% dari HPP Rp5.282/kg). Hasil analisis keuangan menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp713.200 (biaya tetap Rp213.200 dan biaya variabel Rp500.000), total penerimaan Rp945.000, serta memperoleh keuntungan bersih sebesar Rp231.800. Nilai kelayakan usaha diperoleh Return Cost Ratio (R/C ratio) sebesar 1,32, yang mengindikasikan bahwa usahatani budidaya timun Semi F1 menggunakan media polybag ini efisien dan layak untuk dijalankan.