Abstrak


Analisis Ketersediaan dan Kelayakan Sarana Prasarana Cabang Olahraga Mixed Martial Art (MMA) di KONI Surakarta Tahun 2025


Oleh :
Renanto Kevin Pradipta - O0222117 - Fak. Keolahragaan

Renanto Kevin Pradipta. O0222117. Pembimbing : Dr. Agustiyanta, M.Pd. ANALISIS KETERSEDIAAN DAN KELAYAKAN SARANA PRASARANA CABANG OLAHRAGA MIXED MARTIAL ART (MMA) DI KONI SURAKARTA TAHUN 2025. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2026. Penelitian ini untuk (1) Menganalisis ketersediaan sarana-prasarana cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di KONI Surakarta pada tahun 2025. (2) Menganalisis tingkat kelayakan sarana-prasarana cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) di KONI Surakarta pada tahun 2025 berdasarkan standar IMMAF. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini yaitu informan (Pengurus cabor MMA Surakarta, Pelatih HAN Academy Gajahan dan Pengelola) sarana prasarana (jumlah sarana dan prasarana yang ada di HAN Academy Gajahan), dan dokumentasi (jumlah data, foto sarana prasarana). Teknik pengambilan sampel yang digunakan purposive sampling. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik uji validitas data dengan menggunakan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian ini adalah Pertama sarana prasarana yang ada di HAN Academy Gajahan tergolong masih kurang layak ditinjau dari standar umum & standar IMMAF, dari segi ketersediaan sarana prasarana yang ada di HAN Academy Gajahan masih belum mengakomodir seluruh atlet yang berlatih. Dapat disimpulkan bahwa sarana prasarana MMA di KONI Surakarta kurang layak dan masih kurang memadai untuk kebutuhan latihan. Diperlukan peningkatan segera melalui perbaikan kamp latihan dengan pemberian loker, pengadaan toilet yang layak, penambahan sarana MMA (sarung tangan, pelindung kepala, pelindung siku, pelindung lutut, pelindung ruam, pelindung umum), serta penerapan manajemen fasilitas yang lebih maksimal dengan inventarisasi sarana infrastruktur dengan menyeluruh