Abstrak
Dari Batavia Ke Sydney: Sejarah Pembukaan Penerbangan Sipil Hindia-Belanda Dan Australia 1938-1948
Oleh :
Daustrid Shafwan Kusindarto - B0422022 - Fak. Ilmu Budaya
Transportasi
merupakan unsur penting dalam perkembangan suatu negara karena berperan dalam
mendorong pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, dan perkembangan
industri. Salah satu teknologi tranportasi yang muncul pada saat perkembangan
teknologi transportasi di era industralisasi adalah pesawat terbang. Penelitian
bertujuan, pertama, mengetahui kondisi awal operasional maskapai Koninglijke
Nederlandsch-Indie Luchtvaart Maatschappij (KNILM) dan perkembangan layanan
penerbangan komersial. Kedua, mengetahui motivasi pembukaan rute internasional
dari proses pendirian sampai pengoperasian rute penerbangan internasional
Batavia-Sydney. Ketiga, menjelaskan dampak dari layanan penerbangan
internasional Batavia-Sydney dalam periode kolonial Belanda hingga Revolusi
Indonesia.Penelitian
ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari lima tahap, yakni pemilihan
topik, pengumpulan sumber (heuristik), verifikasi sumber, interpretasi
dan penulisan. Penelitian ini menggunakan sumber-sumber sezaman sebagai sumber
utama berupa arsip Memorie betreffende het luchtverkeer in
Nederlandsch-Indie, surat kabar Algemeen handelsblad voor
Nederlandsch-Indie, foto, peta, majalah, buku dan pamflet jadwal
penerbangan dari situs web Airline Timetable Images. Selain itu
penelitian ini memanfaatkan sumber-sumber sekunder berupa artikel jurnal, jurnal,
prosiding, buletin ilmiah, buku dan situs online. Hasil
penelitian ini menunjukkan, pertama, Pada awal abad ke-20, perkembangan
teknologi pesawat terbang sebagai sarana transportasi modern. Di
Hindia-Belanda, KNILM didirikan pada tahun 1928 dan berperan dalam membangun
jaringan penerbangan strategis melalui sistem hub dan spoke untuk
mendukung pengangkutan pos, kargo, dan penumpang. Kedua, Intercontinetal
Airways merupakan sebuah kerjasama antara Koninglijke Luchtvaart
Maatschappij (KLM) dengan KNILM untuk memperluas jangkauan jalur udara dan
hegemoni. Salah satu hasil dari kerjasama antar kedua maskapai KNILM diresmikan
konsesi layanan penerbangan internasional rute Batavia-Sydney pada tahun 1938. Namun,
Perang Dunia II menyebabkan maskapai KNILM harus mengevakuasi kru dan asetnya
ke Australia. Ketiga, layanan penerbangan internasional KNILM dengan rute
Batavia-Sydney memberikan dampak bagi sektor pariwisata dan perdagangan
Hindia-Belanda. Pada tahun 1948, maskapai Indonesian Airways didirikan
oleh AURI sebagai bentuk perjuangan Indonesia melawan blokade Belanda.Kesimpulan
penelitian menjelaskan hasil temuan mengenai pembukaan layanan penerbangan
internasional dengan rute Batavia-Sydney tahun 1938 yang terdiri dari tiga
poin. Pertama, kolaborasi antara swasta dan pemerintah kolonial Belanda menghasilkan
terbentuknya maskapai KNILM pada tahun 1928. Kedua, motivasi dari pembukaan
layanan penerbangan internasional Batavia-Sydney adalah untuk mengintregasikan
layanan KLM dengan KNILM. Ketiga, dampak dari adanya layanan penerbangan
internasional adalah membuka peluang pariwisata khususnya pulau Bali dan alternatif
moda transportasi pengangkutan hasil ekspor.
Kata
kunci: Penerbangan,
Koninglijke Nederlandsch-Indie Luchtvaart Maatschappij (KNILM), Konsesi,
Indonesian Airways.