Abstrak
ANALISIS PREVALENSI STUNTING BERDASARKAN FAKTOR EKONOMI DAN LINGKUNGAN KESEHATAN PROVINSI DI PAPUA TAHUN 2024
Oleh :
Urba Candra Safera - V8022131 - Sekolah Vokasi
Stunting masih
menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Prevalensi stunting di
Indonesia menurun menjadi sebesar 19,8%, meskipun menurun, angka tersebut belum
memenuhi target nasional sebesar 14,2%, serta terdapat ketimpangan antar
provinsi di Indonesia. Beberapa Provinsi di Papua masih memiliki prevalensi
stunting yang tinggi serta masih berada diatas target dan rata-rata nasional.
Provinsi Papua Pegunungan merupakan provinsi dengan prevalensi stunting
tertinggi di Indonesia sebesar 40%, diikuti oleh provinsi-provinsi di Papua
yang lain dengan tingkat prevalensi stunting yang masih berada di atas
rata-rata nasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor
ekonomi dan lingkungan kesehatan terhadap prevalensi stunting di Papua serta mengidentifikasi
dampak dan solusi terhadap prevalensi stunting berdasarkan faktor yang paling
dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis
penelitian asosiatif dan menerapkan metode analisis regresi linear berganda
menggunakan data sekunder dari publikasi Kemenkes dan BPS. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa secara simultan faktor ekonomi dan lingkungan kesehatan berpengaruh
signifikan terhadap prevalensi stunting di
provinsi di wilayah Papua tahun 2024. Secara parsial pada faktor ekonomi,
variabel Indeks Ketimpangan Gender berpengaruh positif signifikan, serta pada
faktor lingkungan kesehatan variabel akses sanitasi layak berpengaruh negatif signifikan
terhadap prevalensi stunting di provinsi di
wilayah Papua tahun 2024. Akses sanitasi
layak menjadi faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap prevalensi
stunting di provinsi di wilayah Papua tahun 2024. Nilai Adjusted
R-Squared sebesar
0,52 menunjukkan bahwa keenam variabel independen yang digunakan mampu
menjelaskan variabel prevalensi stunting sebesar 52%. Dengan demikian,
penurunan prevalensi stunting di Papua perlu diprioritaskan pada peningkatan
akses sanitasi layak serta didukung oleh perbaikan kondisi lingkungan
masyarakat.