;

Abstrak


Realisasi Afek pada Terjemahan Teks Pariwisata oleh Fitur Google Translate dalam Situs Web Dinas Pariwisata Kota Semarang (Pendekatan Appraisal)


Oleh :
Nada Humaida Rohmah - B312308003 - Fak. Ilmu Budaya

Afek, yang merupakan istilah SFL untuk ungkapan perasaan, terdapat dalam teks pariwisata untuk membantu promosi pariwisata. Teks pariwisata dapat diakses oleh wisatawan domestik dan mancanegara. Oleh karena itu, teks pariwisata seharusnya tersedia dalam dua bahasa, yaitu bahasa asli dan bahasa universal sebagai terjemahannya. Namun, teks pariwisata dalam situs web Dinas Pariwisata Kota Semarang hanya menyediakan satu bahasa saja, yaitu bahasa Indonesia. Akibatnya, wisatawan asing yang ingin membaca teks pariwisata harus menerjemahkannya terlebih dahulu, salah satunya dengan memanfaatkan fitur Google Translate dalam situs web tersebut. Namun, kualitas terjemahannya, apalagi terjemahan dari afek, belum diketahui.Penelitian ini memiliki tiga tujuan. Pertama, untuk menemukan jenis dan makna afek yang direalisasikan dalam teks pariwisata di situs web Dinas Pariwisata Kota Semarang. Kedua, untuk mengidentifikasikan teknik penerjemahan yang digunakan oleh fitur Google Translate untuk menerjemahkan leksis yang merealisasikan afek. Ketiga, menilai kualitas terjemahan leksis yang merealisasikan afek yang dihasilkan oleh fitur Google Translate.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Situs web Dinas Pariwisata Kota Semarang merupakan lokasi penelitian. Sumber data berupa dokumen (teks pariwisata) dan informan (raters). Data dipilih dengan teknik purposive sampling. Penelitian menghasilkan dua data, yaitu data linguistik (data jenis dan makna afek) yang didapatkan dari analisis dokumen, serta data penerjemahan (teknik penerjemahan dan kualitas terjemahan) yang didapat dari focus-group discussion. Data dianalisis melalui analisis komponensial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat jenis afek ditemukan melalui makna positif dan negatif. Afek makna positif muncul untuk mempromosikan perasaan-perasaan positif yang akan didapat oleh wisatawan. Afek negatif muncul sebagai solusi untuk mengatasi perasaan negatif tersebut. Teknik penerjemahan yang ditemukan adalah teknik padanan lazim, modulasi, transposisi, eksplisitasi, dan penerjemahan harfiah. Artinya, fitur Google Translate mampu untuk mengidentifikasi sistem kedua bahasa dan membuat keputusan dalam menerjemahkan. Kualitas terjemahan menunjukkan hasil akurat, berterima, kurang berterima, dan memiliki tingkat keterbacaan tinggi.Kesimpulannya, kualitas terjemahan leksis yang merealisasikan afek dalam teks pariwisata di Dinas Pariwisata Kota Semarang adalah akurat, berterima, dan mudah dipahami oleh pembaca, meskipun masih ada satu kesalahan yang menunjukkan adanya leksis yang merealisasikana afek yang diterjemahkan secara kurang berterima.