;

Abstrak


Dampak Transposisi Terhadap Kekohesifan, Koherensi, dan Kualitas Terjemahan pada Buku The Book You Wish Your Parents Had Read


Oleh :
Ayu Awanda - B312308009 - Fak. Ilmu Budaya

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjemahan buku self-help bergenre parenting yang berjudul The Book You Wish Your Parents Had Read. Pada terjemahan ini, penerjemah sering kali melakukan penyesuaian struktur gramatikal agar pesan dari BSu dapat dipahami dengan mudah oleh pembaca BSa. Buku tersebut merupakan buku nonakademik yang membahas pengasuhan anak (parenting) dan ditujukan kepada pembaca dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis kalimat, jenis transposisi, pengaruh penanda kohesi dan koherensi terhadap kualitas terjemahan dalam  buku The Book You Wish Your Parents Had Read.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan data berupa kalimat yang mengalami transposisi dalam terjemahan buku The Book You Wish Your Parents Had Read. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pemerolehan data dilakukan melalui analisis dokumen dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan rater untuk menilai keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan hasil terjemahan. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis domain untuk memperoleh data berdasarkan konteksnya, dilanjutkan dengan analisis taksonomi untuk melihat kualitas terjemahannya, dan analisis komponensial untuk mengidentifikasi hubungan antarunsur dalam setiap kategori, serta analisis tema budaya untuk merumuskan pola dan simpulan menyeluruh terhadap temuan penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kalimat yang mengalami transposisi didominasi oleh kalimat compound-complex. Hal ini dikarenakan struktur kalimat yang kompleks sering dilakukan penyesuaian gramatikal melalui teknik transposisi agar makna tetap tersampaikan dalam BSa. Adapun jenis transposisi yang ditemukan terdiri dari upward rank dan downward rank, dengan downward rank yang paling banyak dilakukan oleh penerjemah dibandingkan upward rank. Pada penanda kohesi, konjungsi menjadi penanda yang paling banyak digunakan, sedangkan pada penanda koherensi, relasi aditif lebih dominan dibandingkan relasi kausal. Hasil penilaian kualitas terjemahan juga menunjukkan bahwa aspek keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan berada pada kategori tinggi.