Abstrak
Manajemen Bencana Kekeringan di Indonesia: Systematic Literature Review
Oleh :
Ismu Agung Alfarist - D0119059 - Fak. ISIP
Bencana kekeringan merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang terjadi secara berulang di Indonesia dan memberikan dampak terhadap ketersediaan air, sektor pertanian, lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat. Berbagai penelitian mengenai kekeringan di Indonesia telah banyak dilakukan, namun masih tersebar dalam berbagai disiplin ilmu dan umumnya berfokus pada wilayah maupun aspek tertentu sehingga belum memberikan gambaran yang komprehensif mengenai implementasi manajemen bencana kekeringan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan implementasi manajemen bencana kekeringan di Indonesia berdasarkan tahapan manajemen bencana Carter (2008). Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Sebanyak 27 artikel ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif dan diklasifikasikan ke dalam enam tahapan manajemen bencana, yaitu prevention, mitigation, preparedness, response, recovery, dan development. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian mengenai manajemen bencana kekeringan di Indonesia didominasi oleh tahapan mitigation (96,30%), diikuti development (37,04%), preparedness (29,63%), prevention (11,11%), recovery (7,41%), dan response (3,70%). Dominasi tersebut menunjukkan bahwa literatur mengenai manajemen bencana kekeringan di Indonesia lebih banyak membahas upaya pengurangan risiko sebelum bencana terjadi, sedangkan kajian mengenai tahapan response dan recovery masih relatif terbatas. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai pola implementasi manajemen bencana kekeringan di Indonesia berdasarkan tahapan Carter (2008) serta mengidentifikasi tahapan manajemen bencana yang masih relatif jarang dikaji sebagai referensi bagi penelitian selanjutnya